Mirra Andreeva Sebut Satu Aspek Permainan Yang Ingin Ia Tingkatkan
Mirra Andreeva [image: getty images]
Berita Tenis: Mirra Andreeva baru-baru ini memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open musim 2026 dengan mengalahkan Maja Chwalinska di final.
Memenangkan gelar French Open saat berusia 19 tahun, ia pun menjadi salah satu dari juara Grand Slam termuda dalam sejarah tenis. Bahkan, ia menjadi juara termuda di Roland Garros, Paris sejak musim 1992 ketika Monica Seles memenangkan gelar Grand Slam tersebut.
Terlepas dari kesuksesan tersebut, petenis peringkat 5 dunia menolak untuk berpuas diri. Dalam wawancara baru-baru ini bersama Andy Roddick, ia menjelaskan aspek permainan apa yang ingin ia tingkatkan usai memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.
“Saya benar-benar ingin meningkatkan volley saya,” ungkap Andreeva kepada Served, podcast Roddick. “Itulah mengapa saya berusaha melakoni lebih banyak nomor ganda dan juga lebih banyak melakukannya di nomor tunggal, memaksa diri saya sendiri untuk melakukannya, dan melihat bagaimana itu berjalan.”
“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya sangat buruk, tetapi kurangnya kepercayaan diri dan terkadang saya membiarkan diri saya melakukan servis dan volley sekali saja dan melihat bagaimana hasilnya. Kadang-kadang saya berhasil dan sukses, kadang-kadang tidak, tetapi itu bagian dari permainan yang benar-benar ingin saya tingkatkan.”
“Saya ingin menyelesaikan lebih banyak poin di dekat net dengan sedikit lebih agresif karena menurut saya gaya permainan saya masih agak defensif, dan jika ada kesempatan, saya bisa mencoba untuk maju dan sedikit lebih agresif.”
“Jadi, saya akan mengatakan untuk memanfaatkan lebih banyak kesempatan untuk masuk ke dalam lapangan, menyelesaikan lebih banyak poin di dekat net, atau memiliki servis yang lebih kuat, itu juga akan sangat bagus!”
Selama final French Open, ia hanya mencetak dua winner melalui volley. Final Grand Slam tersebut didominasi oleh permainan dari area baseline, seperti yang ditunjukkan oleh petenis berkebangsaan Polandia, Chwalinska yang hanya melepaskan dua volley yang tidak dapat dikembalikan.
Kemudian pada bulan Juni, ia kalah di babak kedua Wimbledon dari juara musim 2024, Barbora Krejcikova. Selama kemenangan 4-6, 7-5, 6-4, petenis berkebangsaan Ceko mencetak dua winner dari volley, sedangkan petenis peringkat 5 dunia mencetak lima winner.
Sementara itu, Andreeva dijadwalkan untuk kembali berkompetisi di Canadian Open, turnamen WTA level 1000 yang akan digelar di Toronto untuk nomor putri.
Artikel Tag: French Open, canadian open, Mirra Andreeva, Maja Chwalinska