Hasil US Open: Akhir Manis Bagi Christian Harrison Dan Neal Skupski
Christian Harrison [kiri] dan Neal Skupski [kanan] [image: getty images]
Berita Tenis: Pasangan unggulan kelima, Christian Harrison dan Neal Skupski sukses meraih gelar juara US Open pertama mereka bersama-sama pada musim 2026.
Pasangan AS dan Inggris tampil tenang di momen-momen krusial demi menaklukkan pasangan unggulan keenam, Kevin Krawietz dan Tim Puetz dengan 6-4, 7-6 demi membawa pulang gelar US Open. itu merupakan gelar Grand Slam kedua mereka pada musim ini, setelah mereka juga berjaya di Australian Open pada bulan Januari.
Di final US Open musim in, Harrison dan Skupski sempat melewatkan peluang break point saat kedudukan 4-3, 40/30 di set kedua, namun mereka berhasil menjaga ketenangan di babak tiebreak. Mereka bahkan mampu menggagalkan peluang set point lawan pada kedudukan 5/6 sebelum akhirnya memastikan kemenangan dalam durasi 1 jam 39 menit.
"Selamat kepada Tim dan Kevin atas turnamen yang luar biasa," ujar Harrison saat upacara penyerahan trofi. "Tidak pernah mudah menghadapi kalian. Namun, keberhasilan mencapai babak final adalah pencapaian yang sangat membanggakan. Dan terima kasih kepada rekan saya, Christian. Sungguh luar biasa bisa meraih dua gelar Grand Slam musim ini. Saya sampai tidak bisa berkata-kata bisa meraih prestasi ini di kandang sendiri."
Di sepanjang Grand Slam yang berlangsung selama dua pekan, sang juara tidak kehilangan satu set pun, mereka mengalahkan Mark Wallner dan Jakob Schnaitter di babak ketiga, pasangan unggulan keempat, Simone Bolelli dan Andrea Vavassori di perempatfinal, menumbangkan pasangan unggulan pertama, Harri Heliovaara dan Henry Patten di semifinal, serta mengalahkan Krawietz dan Puetz di final.
Dengan keberhasilan menuntaskan turnamen tanpa kehilangan satu set pun, Harrison dan Skupski menjadi pasangan putra ketiga di Open Era yang memenangkan gelar tanpa kehilangan set, menyusul jejak Peter Fleming dan John McEnroe pada musim 1983 serta Bob Bryan dan Mike Bryan pada musim 2008 dan 2010.
Kemenangan tersebut juga menjadi penebusan bagi Skupski, yang musim lalu mencapai final bersama Joe Salisbury namun kalah dari Marcel Granollers dan Horacio Zeballos setelah mereka menyia-nyiakan tiga peluang match point.
"Saya tidak tahu harus berkata apa karena saya masih merasa sangat terkejut," tutur Skupski. "Berpidato menjadi sedikit lebih mudah setelah anda berhasil menjadi juara. Mengalami situasi match point di final musim lalu, itu terasa berat. Itu adalah masa-masa sulit dalam karier saya, namun sungguh luar biasa perubahan yang bisa terjadi dalam satu musim di dunia tenis."
Artikel Tag: US Open, Christian Harrison, Neal Skupski