Kanal

Francesco Bagnaia Kian Terpuruk, Aprilia Menyesal Beri Kontrak 4 Tahun?

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Sep 2026, 12:40 WIB

Francesco Bagnaia akan gabung Aprilia di MotoGP 2027

Berita MotoGP - Neil Hodgson mulai mempertanyakan keputusan Aprilia memberikan kontrak empat tahun kepada Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2027. Keraguan itu muncul setelah Bagnaia kembali mengalami akhir pekan buruk dan hanya mampu menempati posisi ke-19 dalam sesi Practice MotoGP San Marino 2026.

Francesco Bagnaia kembali mengalami akhir pekan yang sulit bersama Ducati. Tampil di MotoGP San Marino 2026, pembalap asal Italia itu justru terpuruk hingga posisi ke-19 dalam sesi Practice di Sirkuit Misano.

Bagnaia hanya mencatat waktu 1 menit 31,459 detik. Ia menjadi pembalap Ducati GP26 paling lambat, bahkan tertinggal jauh dari rekan-rekannya.

Marco Bezzecchi yang mengendarai Aprilia menjadi pembalap tercepat dengan catatan 1 menit 30,144 detik. Marc Marquez, Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio yang menggunakan Ducati GP26 masing-masing menempati posisi kedua, ketiga dan keempat.

Situasi tersebut membuat Neil Hodgson terkejut. Menurutnya, buruknya performa Bagnaia semakin mengkhawatirkan mengingat pembalap berusia 29 tahun itu akan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia mulai musim 2027.

Aprilia telah mengikat Bagnaia dengan kontrak empat tahun. Ia akan menjadi rekan setim Bezzecchi sekaligus menggantikan Jorge Martin yang akan bergabung dengan Yamaha.

"Saya akan jujur. Kalau saya berada di posisi Aprilia, saya tidak ingin mengikatnya dengan kontrak empat tahun saat ini," kata Hodgson kepada TNT Sports 2.

Komentar tersebut muncul setelah Sylvain Guintoli lebih dulu menilai akhir perjalanan Bagnaia bersama Ducati berpotensi berlangsung panjang dan sulit.

"Ini akan menjadi akhir musim yang panjang, bukan? Sedih melihatnya, benar-benar sedih. Gambarnya akan berubah total pada 2027 karena semua masalah pada bagian depan yang dia keluhkan, dan dia memang sangat sensitif terhadap hal itu, akan berbeda," ujar Guintoli.

Bagnaia memang mengalami periode sulit selama sekitar 18 bulan terakhir. Dari 20 balapan utama terakhir sejak kecelakaan di MotoGP San Marino 2025, ia hanya delapan kali berhasil finis.

Pada musim 2025, Bagnaia bahkan gagal finis dalam enam dari tujuh seri terakhir, meski sempat bangkit dengan meraih kemenangan Sprint dan Grand Prix di Jepang.

Musim 2026 juga belum berjalan lebih baik. Dari 13 Grand Prix yang telah berlangsung, Bagnaia sudah enam kali gagal finis.

Namun Aprilia masih memiliki alasan untuk optimistis. Regulasi MotoGP 2027 akan mengurangi aerodinamika, menghapus perangkat ride-height dan menggunakan ban Pirelli menggantikan Michelin. Perubahan tersebut diharapkan dapat membuat karakter motor lebih sesuai dengan gaya Bagnaia.

Jika perubahan regulasi benar-benar membantu, Francesco Bagnaia memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa keputusan Aprilia memberikan kontrak panjang kepadanya bukan sebuah kesalahan.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, San Marino, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru