Francesco Bagnaia Terpuruk di Misano, Valentino Rossi Bongkar Penyebabnya
Valentino Rossi dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Valentino Rossi melihat langsung kesulitan Francesco Bagnaia saat menjalani Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano. Menurut Rossi, masalah Bagnaia kemungkinan berkaitan dengan setelan engine braking dan elektronik Ducati GP26 yang belum tepat.
Francesco Bagnaia menjalani sesi Practice MotoGP San Marino 2026 dengan hasil yang jauh dari harapan. Pembalap Ducati itu hanya mampu menempati posisi ke-19, menjadi pembalap Ducati paling lambat dalam sesi yang berlangsung selama satu jam tersebut.
Situasi Bagnaia semakin mencolok karena tiga pembalap lain yang menggunakan Ducati GP26 justru berada di posisi teratas. Marc Marquez finis kedua, Alex Marquez ketiga dan Fabio Di Giannantonio keempat.
Bahkan Franco Morbidelli yang mengendarai Ducati GP25 juga mampu mencatat waktu lebih cepat daripada Bagnaia. Hanya Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu dari Pramac Yamaha yang berada di belakangnya.
Kesulitan Bagnaia juga terlihat ketika kamera menyorot garasi Ducati. Ia terlihat menjelaskan sebuah momen di Tikungan 6 ketika ban depan hampir kehilangan cengkeraman saat memasuki tikungan.
Valentino Rossi yang menyaksikan jalannya sesi dari pinggir lintasan kemudian memberikan analisis mengenai masalah yang dialami mantan muridnya di VR46 Academy tersebut.
Rossi menduga Ducati belum menemukan setelan engine braking dan elektronik yang sesuai dengan karakter Sirkuit Misano.
"Sayang sekali melihat Pecco yang sedang kesulitan di belakang. Saya melihat dia cukup kesulitan dan mengalami masalah saat mengendarai motor," ujar Rossi kepada Sky Sport Italia.
"Di awal sesi, dia terlihat cukup baik. Tetapi kemudian menurut saya dia banyak mengalami selip di bagian belakang saat melakukan pengereman, seolah-olah setelan engine braking dan elektroniknya belum tepat," lanjutnya.
Menurut Rossi, Bagnaia dan timnya tentu berusaha mencari solusi dengan mencoba berbagai perubahan. Namun, hingga akhir sesi, masalah tersebut belum berhasil diselesaikan.
"Ketika menghadapi kesulitan seperti ini, dia dan timnya tentu mencoba segala cara. Mereka juga mencoba beberapa hal lain, tetapi hari ini saya melihat dia cukup kesulitan," kata Rossi.
Misano memang membutuhkan motor dengan karakter pengereman yang stabil. Sirkuit tersebut memiliki sejumlah tikungan teknis dan trek lurus yang relatif pendek sehingga pembalap harus mendapatkan kepercayaan diri saat mengerem dan memasuki tikungan.
Kondisi tersebut menjadi semakin penting bagi Francesco Bagnaia yang dalam sekitar 18 bulan terakhir beberapa kali mengeluhkan sulitnya mendapatkan feeling yang tepat pada bagian depan motornya.
Padahal, kemampuan mengerem dan membawa motor masuk tikungan selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Bagnaia. Jika masalah tersebut kembali muncul di Misano, Ducati perlu segera menemukan solusi sebelum sesi kualifikasi dan balapan.
Artikel Tag: Valentino Rossi, Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP San Marino