Kanal

Francesco Bagnaia Terancam Disanksi Ducati Usai Obrolan Off-Cam Viral

Penulis: Abdi Ardiansyah
17 Sep 2026, 22:30 WIB

Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio

Berita MotoGP - Francesco Bagnaia kemungkinan besar bisa dapat sanksi dari internal Ducati usai percakapannya dengan Fabio Di Giannantonio saat MotoGP San Marino viral. Percakapan tersebut bahkan diduga sengaja dibuat untuk membentuk narasi mengenai masalah yang dialami Bagnaia bersama Ducati.

Francesco Bagnaia kembali menjadi sorotan setelah percakapannya dengan Fabio Di Giannantonio seusai MotoGP San Marino 2026 terekam mikrofon DAZN dan beredar luas.

Dalam percakapan tersebut, Bagnaia mengatakan kepada Di Giannantonio bahwa Ducati tidak akan mengizinkannya mengubah setelan motor yang lebih sederhana seperti digunakan tim VR46. Pernyataan itu lantas memunculkan dugaan adanya ketegangan antara Bagnaia dan Ducati.

Situasi tersebut semakin menarik karena Bagnaia sedang mengalami periode sulit. Pebalap Italia itu mencatat DNF ketiga secara beruntun di Misano dan belum meraih poin sejak sebelum jeda musim panas.

Jurnalis Diego Lacave kemudian mengklaim percakapan tersebut bukan sebuah kebetulan. Menurutnya, momen Bagnaia dan Di Giannantonio yang terekam mikrofon justru merupakan bagian dari upaya untuk membentuk opini publik terkait kemunduran Bagnaia di Ducati.

"Dia tidak ingin mengerjakan aspek yang diminta tim kepadanya, yaitu sisi mental. Dia bersikeras bahwa dirinya sudah melakukan semuanya dengan benar, dan itu saja," ujar Lacave dalam kanal YouTube Nico Abad.

"Saya diberi tahu bahwa ini benar-benar sudah diatur, dan bagi saya itu sangat masuk akal. Orang-orang yang terlibat tentu akan membantahnya, tetapi semuanya terasa cocok."

Lacave mengaku informasi tersebut berasal dari pihak internal yang ia gambarkan sebagai orang-orang "berpakaian kuning", merujuk pada kubu VR46.

Meski Bagnaia tidak secara resmi memberikan pernyataan kepada media, komentarnya tetap berpotensi menimbulkan masalah. Kontrak pebalap biasanya mengatur kewajiban untuk tidak menjelekkan merek secara terbuka, sementara percakapan yang terekam tersebut dapat diperdebatkan karena terjadi di luar sesi wawancara resmi.

"Dia berada di posisi yang tidak aman dan sangat dekat dengan masalah serius, karena Anda tahu betul bahwa kontraknya melarangnya menjelekkan mereknya dalam pernyataan publik," kata Lacave.

Laporan lain juga menyebut Bagnaia berpotensi mendapat teguran internal menjelang MotoGP Austria. Sanksi berat atau denda dinilai kecil kemungkinan terjadi, tetapi Ducati disebut akan kembali mengingatkan kewajibannya menjaga informasi yang bersifat rahasia.

Francesco Bagnaia sendiri akan meninggalkan Ducati pada akhir musim dan bergabung dengan Aprilia. Ia tetap menjadi satu-satunya pebalap yang mampu meraih lebih dari satu gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati.

Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP San Marino, Fabio Di Giannantonio

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru