Jorge Martin Sebut Duel Lawan Marc Marquez Lebih Istimewa Dibanding Bagnaia
Jorge Martin dan Marc Marquez
Berita MotoGP - Jorge Martin menilai persaingan memperebutkan gelar MotoGP 2026 bersama Marc Marquez memiliki makna yang berbeda dibanding rivalitasnya dengan Francesco Bagnaia. Baginya, melawan salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah merupakan pengalaman yang akan selalu dikenang.
Jorge Martin mengaku antusias jika perebutan gelar MotoGP 2026 berlanjut hingga akhir musim bersama Marc Marquez. Pemimpin klasemen sementara itu menilai duel melawan pembalap Ducati Lenovo Team tersebut memiliki nilai yang jauh lebih istimewa dibanding persaingannya dengan Francesco Bagnaia pada musim-musim sebelumnya.
Martin saat ini masih memimpin klasemen MotoGP 2026 bersama Aprilia Racing. Namun, setelah kemenangan Marc Marquez di MotoGP Jerman, jarak kedua pembalap semakin menipis sehingga peluang terciptanya duel perebutan gelar hingga seri terakhir semakin terbuka.
Dalam wawancara dengan media Spanyol AS, Martin menjelaskan bahwa dirinya sudah sangat mengenal Bagnaia karena keduanya telah menjadi rival sejak usia muda. Kondisi itu membuat mereka sama-sama memahami karakter balap masing-masing.
Berbeda halnya dengan Marc Marquez. Meski sudah enam musim tampil di MotoGP, Martin mengaku tidak pernah tumbuh sebagai rival langsung kakak Alex Marquez tersebut sejak jenjang balap junior.
"Marc adalah, kalau bukan yang terbaik, maka bersama Valentino Rossi dia adalah salah satu pembalap terhebat sepanjang sejarah. Kesempatan untuk mengalahkan salah satu pembalap terbaik sepanjang masa adalah tantangan yang luar biasa," ujar Martin.
Ia menilai Marquez selalu mampu menghadirkan sesuatu yang sulit diprediksi setiap kali turun ke lintasan.
"Berbeda dengan Pecco. Saya sudah lama bersaing dengannya sejak kami masih muda sehingga kami saling mengenal dengan sangat baik. Sementara Marc selalu bisa membuat Anda terkejut. Talenta yang dia miliki berada di level yang berbeda," katanya.
Martin bahkan mengaku akan merasa bangga apabila suatu hari nanti bisa mengatakan pernah bertarung memperebutkan gelar dunia melawan sosok seperti Marc Marquez.
"Itulah yang akan saya ingat ketika pensiun nanti, bahwa saya pernah bersaing memperebutkan gelar juara dunia melawan salah satu pembalap terbaik dalam sejarah," ungkapnya.
Meski demikian, pembalap berusia 28 tahun itu mengakui dirinya belum berada dalam kondisi fisik terbaik. Ia masih merasakan gangguan pada punggung serta beberapa masalah lain yang belum sepenuhnya pulih. Menurut Martin, Marquez juga sedang menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera pada musim ini.
Jorge Martin berharap keduanya bisa sama-sama tampil dalam kondisi terbaik sehingga persaingan di lintasan berlangsung lebih menarik.
"Saya berharap kami berdua bisa mencapai kondisi 100 persen. Saya ingin melihat bagaimana jika suatu hari kami bertarung hingga tikungan terakhir," tutup Martin.
Artikel Tag: Marc Marquez, Francesco Bagnaia, Jorge Martin, MotoGP 2026