Marc Marquez Ternyata Juga Alami Masalah Ban Saat Duel dengan Pedro Acosta
Marc Marquez dan Pedro Acosta berduel di MotoGP Indonesia 2026.
Berita MotoGP - Marc Marquez dan Pedro Acosta terlibat duel sengit yang diwarnai masalah tekanan ban pada MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika. Rekaman percakapan keduanya yang diunggah kanal resmi Ducati memunculkan pertanyaan setelah Marquez sebelumnya menyatakan dirinya tidak mengalami masalah seperti yang dialami Acosta.
Marc Marquez dan Pedro Acosta menjadi sorotan setelah terlibat duel dalam Grand Prix Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Keduanya beberapa kali bertukar posisi sebelum Acosta akhirnya mampu melewati pebalap Ducati tersebut. Namun, Acosta kemudian kehilangan posisi dari Ai Ogura dan finis kelima, sedangkan Marquez menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Acosta diketahui mengalami masalah tekanan ban Michelin selama balapan. Pebalap KTM itu beberapa kali harus membiarkan Marquez melewatinya agar tekanan ban kembali berada dalam batas yang ditentukan regulasi. Setelah kondisinya membaik, ia bisa kembali menyerang.
Masalah serupa juga dialami sejumlah pebalap lain sepanjang akhir pekan. Jorge Martin kehilangan kemenangan Sprint Race setelah harus mengurangi kecepatan akibat tekanan ban, sementara Maverick Vinales mendapat penalti waktu 16 detik setelah Grand Prix dan finis di posisi terakhir.
Seusai balapan, Acosta mengungkapkan kekesalannya atas situasi tersebut. Ia bahkan mengatakan duel dengan Marquez membuat keduanya terlihat seperti keledai karena harus saling melewati demi mengatur tekanan ban.
Percakapan keduanya di area wawancara kemudian terekam oleh kanal YouTube resmi Ducati. Acosta menjelaskan bahwa masalah tekanan ban membuatnya kesulitan saat berusaha mempertahankan posisi.
“Aku benar-benar bermasalah dengan tekanan ban. Kamu tidak tahu bagaimana rasanya. Saat menyalipmu, aku pikir semuanya sudah beres. Lalu masalah itu muncul lagi,” ujar Acosta kepada Marquez.
Ketika Acosta bertanya apakah Marquez juga mengalami masalah serupa, pebalap Spanyol tersebut menjawab, “Saat berada di belakangmu, aku baik-baik saja. Namun, saat berada di depan, tidak.”
Percakapan itu menarik perhatian karena Marquez sebelumnya menyatakan tidak mengalami masalah tekanan ban seperti Acosta. Rekaman tersebut mengindikasikan bahwa kondisi ban Ducati miliknya juga terpengaruh ketika ia berada di depan KTM.
Marquez akhirnya tidak memberikan tekanan lebih lanjut setelah Acosta mampu mempertahankan posisinya dan mengatasi persoalan tekanan ban. Hasil di Mandalika membuat Marquez tetap berada di posisi kedua klasemen MotoGP 2026, tertinggal dua poin dari Martin dengan lima seri tersisa.
Meski Aprilia mendominasi empat posisi teratas pada balapan utama, selisih poin Martin dan Marquez tidak berubah. Persaingan gelar pun masih terbuka menjelang rangkaian seri penutup musim.
Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP Indonesia, Pedro Acosta