☰
Kanal
✕

Max Biaggi Peringatkan Jorge Martin Tak Lengah Hadapi Ancaman Marc Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
19 Okt 2026, 22:20 WIB

Jorge Martin dapat peringatan dari Max Biaggi agar tak lengah hadapi ancaman Marc Marquez dalam perebutan juara MotoGP 2026.

Berita MotoGP - Max Biaggi mengingatkan Jorge Martin bahwa Marc Marquez masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Dengan hanya lima seri tersisa dan selisih dua poin di antara keduanya, Martin perlu menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan performanya.

Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat menjelang lima balapan terakhir musim ini. Jorge Martin masih memimpin klasemen, tetapi Marc Marquez terus membayangi pembalap Aprilia tersebut dengan selisih hanya dua poin.

Hasil MotoGP Indonesia di Mandalika belum mengubah jarak keduanya secara signifikan. Marquez memenangi balapan Sprint, sedangkan Martin mengalami masalah tekanan ban yang membuatnya harus kehilangan posisi terdepan. Martin akhirnya finis ketiga pada balapan utama, sementara Marquez menempati posisi keenam.

Meski Aprilia tampil kuat dengan menempatkan empat pembalapnya di posisi teratas pada akhir pekan tersebut, Martin gagal memperlebar keunggulan di klasemen. Situasi ini membuat persaingan menuju gelar juara semakin terbuka.

Mantan juara dunia kelas 250 cc, Max Biaggi, menilai Marquez masih menjadi pembalap yang paling sulit dikalahkan. Duta Aprilia itu juga menyoroti performa Martin yang menurutnya belum cukup tajam untuk benar-benar menjauh dari rivalnya.

“Ini kejuaraan yang luar biasa, mungkin salah satu yang terbaik, karena persaingan di klasemen sangat ketat. Ada tiga kandidat juara, dan dua di antaranya berada di posisi teratas bersama Aprilia,” ujar Biaggi kepada Gazzetta Motori.

“Ducati tetap kuat dan Marquez adalah pembalap paling tangguh. Sementara itu, Bezzecchi mengalami rentetan hasil buruk yang membuatnya kehilangan sekitar 100 poin. Itu jumlah yang sangat besar jika ingin menjadi juara dunia,” lanjutnya.

Biaggi juga memberikan penilaian terhadap peluang Martin mempertahankan posisinya.

“Martin sedikit kurang tajam. Menurut saya, saat ini dia bukan yang tercepat, tetapi dia lebih konsisten,” kata Biaggi.

Jorge Martin sendiri sebelumnya menyatakan tidak terlalu khawatir menghadapi seri-seri terakhir. Setelah musim 2025 yang terganggu cedera, ia kini mulai nyaman mengendarai Aprilia RS-GP dan kembali bersaing di barisan depan.

Namun catatan kemenangannya masih menjadi pekerjaan rumah. Martin baru meraih satu kemenangan sejauh musim ini, sedangkan Marquez telah memenangi enam dari 11 balapan terakhir.

Rangkaian balapan di Australia, Malaysia, dan Qatar akan menjadi ujian penting bagi keduanya. Dengan jarak poin yang sangat tipis, Martin perlu memaksimalkan performa Aprilia jika ingin mempertahankan peluang meraih gelar, sementara Marc Marquez memiliki kesempatan untuk mengambil alih pimpinan klasemen.

Artikel Tag: Marc Marquez, Max Biaggi, Jorge Martin, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru