Menang dengan Santai, Fans Sebut Marc Marquez Pakai Mode Cruise Control
Marc Marquez menang di Sprint Race MotoGP Jerman
Berita MotoGP - Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di Sachsenring dengan memenangi Sprint Race MotoGP Jerman 2026 sekaligus mencetak rekor baru sebagai pembalap dengan kemenangan Sprint terbanyak. Penampilannya yang terlihat begitu tenang bahkan membuat banyak penggemar menilai rider Ducati itu belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Marc Marquez kembali mempertegas statusnya sebagai Raja Sachsenring setelah meraih kemenangan pada Sprint Race MotoGP Jerman 2026, Sabtu (11/7). Pembalap Ducati itu tidak hanya mengamankan 12 poin tambahan, tetapi juga mencatat sejarah baru sebagai rider dengan kemenangan Sprint Race terbanyak sejak format tersebut diperkenalkan.
Kemenangan ini menjadi yang ke-19 bagi Marquez di Sprint Race MotoGP. Catatan tersebut membuat juara dunia delapan kali itu melewati rekor sebelumnya yang dipegang Jorge Martin dengan 18 kemenangan.
Marquez menjalani hari yang sempurna di Sachsenring. Sebelumnya ia sukses merebut pole position dengan torehan lap baru 1 menit 19,041 detik, sebelum mengonversinya menjadi kemenangan pada balapan sepanjang 15 lap.
Dalam Sprint Race, Marc langsung mempertahankan posisi terdepan sejak tikungan pertama. Alex Marquez sempat beberapa kali memangkas jarak, namun tak pernah benar-benar memiliki peluang untuk melakukan manuver menyalip. Marc mampu menjaga ritme balapan dan mengatur keunggulan hingga menyentuh garis finis dengan selisih 0,368 detik atas adiknya tersebut.
Usai kemenangan tersebut, banyak penggemar MotoGP memberikan reaksi serupa di media sosial. Mereka menilai Marquez terlihat tidak memaksakan diri sepanjang balapan dan tetap mampu mengendalikan situasi dengan nyaman.
Sejumlah komentar menyebut Marquez seperti hanya mengendarai motornya dengan "80 persen kemampuan".
Penggemar lain menilai pembalap asal Spanyol itu berada dalam mode "cruise control" sejak lap pertama karena selalu mampu menambah kecepatan setiap kali Alex mulai mendekat.
Ada pula yang meyakini Marquez sengaja tidak menguras tenaga demi menjaga kondisi fisiknya untuk balapan utama hari Minggu. Pendapat tersebut cukup beralasan mengingat Marquez masih dalam proses pemulihan setelah menjalani operasi bahu beberapa waktu lalu.
Bos Ducati, Davide Tardozzi, sebelumnya juga mengakui kondisi fisik Marquez belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, performa sang pembalap di Sachsenring kembali membuktikan bahwa ia tetap menjadi salah satu rider paling sulit dikalahkan di lintasan tersebut.
Dengan tambahan kemenangan Sprint ini, Marc Marquez juga berhasil memangkas jarak poin dari para pesaingnya di klasemen MotoGP 2026. Kini perhatian tertuju pada balapan utama GP Jerman untuk melihat apakah ia mampu melanjutkan dominasinya dan meraih kemenangan ganda di Sachsenring.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP Jerman