Kanal

Senna Agius Jadikan Casey Stoner Panutan Jelang Naik ke MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
23 Agu 2026, 22:50 WIB

Senna Agius membawa bendera Australia saat menang di Moto2.

Berita MotoGP - Senna Agius akan menjalani tantangan baru di MotoGP 2027 dengan membawa inspirasi dari sosok yang sejak lama menjadi panutannya, Casey Stoner. Pembalap Moto2 asal Australia itu mengaku sangat kagum dengan cara Stoner memberikan nasihat, terutama karena sang legenda tidak banyak bicara sembarangan.

Senna Agius semakin dekat dengan debutnya di MotoGP setelah dipastikan naik ke kelas premier pada musim 2027. Sebelum menghadapi persaingan di level tertinggi, pembalap asal Australia itu ternyata memiliki sosok yang sangat ia kagumi, yakni dua kali juara dunia MotoGP Casey Stoner.

Bagi Agius, Stoner bukan sekadar panutan karena kemampuannya di atas motor. Kepribadian dan cara mantan pembalap Ducati tersebut menjalani karier justru menjadi alasan utama dirinya begitu mengaguminya.

"Ya, Casey adalah panutan saya. Terutama karena kepribadiannya," kata Agius dalam wawancara bersama Speedweek.

Stoner memang memiliki perjalanan karier yang unik. Ia mengakhiri karier MotoGP pada 2012 ketika baru berusia 27 tahun, tetapi sebelumnya sudah mengoleksi dua gelar juara dunia, termasuk gelar 2007 bersama Ducati.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu momen yang paling membekas bagi Agius.

"Saya sangat menghormati caranya pindah ke Ducati saat itu. Dia membawa sebuah proyek menuju gelar juara dunia yang sebenarnya tidak dianggap kompetitif, bahkan tidak bagi pembalap lain di garasi. Namun, dia tetap menjadi juara dunia," ujar Agius.

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan kekuatan mental dan kemampuan balap Stoner yang luar biasa.

"Saya sangat terinspirasi oleh Casey dan dia adalah panutan terbesar saya," tuturnya.

Hubungan Agius dengan Stoner kini juga semakin dekat. Keduanya beberapa kali bertemu, termasuk ketika Stoner berada di Phillip Island. Agius juga memiliki koneksi dengan sang legenda melalui Chaz Davies, yang merupakan manajer sekaligus mentornya.

Meski demikian, Agius tidak menganggap dirinya memiliki hubungan persahabatan yang sangat dekat dengan Stoner. Namun, setiap kesempatan berbincang dengannya tetap menjadi pengalaman berharga.

Yang paling dikagumi Agius adalah kebiasaan Stoner yang lebih banyak mengamati daripada berbicara.

"Dia mengamati semuanya dengan sangat cermat. Dia bukan tipe orang yang terus-menerus mengatakan apa yang dia pikirkan. Namun, ketika dia mengatakan sesuatu, itu sangat berharga," kata Agius.

"Komentar, rekomendasi, dan sarannya sangat berharga."

Bagi Agius, justru karena Stoner tidak banyak bicara, setiap nasihat yang diberikan menjadi semakin berarti menjelang langkah besarnya ke MotoGP.

Artikel Tag: Casey Stoner, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru