Carlos Beltran Tak Menutup Kemungkinan Kembali Menjadi Manajer Mets
Carlos Beltran dilantik ke dalam Mets Hall of Fame pada Sabtu (19/9), sekaligus nomor punggung 15 miliknya dipensiunkan oleh klubnya. (Foto: AP)
Carlos Beltran tidak menutup kemungkinan mengikuti wawancara untuk posisi manajer New York Mets.
Meski demikian mantan pemain bintang tersebut mengaku saat ini belum terlalu berminat mengambil pekerjaan yang pernah ia tinggalkan sebelum memimpin satu pertandingan pun pada 2020.
Beltran menyampaikan hal itu pada Sabtu (19/9) ketika nomor punggung 15 miliknya dipensiunkan Mets.
Ia juga dilantik ke dalam Mets Hall of Fame sebelum pertandingan kandang kedua terakhir tim tersebut pada musim yang mengecewakan.
“Menjadi manajer di Major League Baseball adalah komitmen yang sangat besar, sangat besar,” kata Beltran sebelum seremoni. “Saya tidak mengatakan bahwa saya tidak bersedia mengambil komitmen itu, tetapi dengan posisi saya dalam kehidupan saat ini, saya senang menjadi ayah, saya senang menjadi suami, dan saya senang terlibat dalam Carlos Beltran Academy di Puerto Rico.”
Beltran menambahkan bahwa menjadi manajer akan membuatnya sulit menjalankan aktivitas tersebut secara penuh.
Carlos Beltran, yang sembilan kali terpilih sebagai All-Star, ditunjuk sebagai manajer Mets pada 1 November 2019.
Namun, ia meninggalkan posisi tersebut 76 hari kemudian setelah terseret dampak skandal pencurian tanda isyarat Houston Astros.
Beltran menjadi satu-satunya pemain Astros yang disebut namanya dalam laporan Major League Baseball terkait skandal tersebut.
Laporan itu menyimpulkan Houston melanggar aturan dengan menggunakan perangkat elektronik untuk mencuri tanda isyarat dalam perjalanan menuju gelar World Series 2017.
Beltran menjadi anggota ke-12 Mets yang nomor punggungnya dipensiunkan dan orang ke-38 yang masuk Mets Hall of Fame.
Ia kembali bergabung dengan organisasi tersebut pada 2023 sebagai penasihat khusus di jajaran front office.
“Saat ini, saya menyukai apa yang saya lakukan,” ujar Beltran. “Saya menghargai kesempatan yang diberikan Mets untuk menjadi bagian dari organisasi, memberikan komentar berdasarkan pengalaman saya sebagai pemain, serta terus memberikan perspektif yang bisa membantu keputusan mereka.”
Mets memecat manajer Carlos Mendoza pada 26 Juni setelah tim mengawali musim dengan rekor 34-47. Presiden operasi bisbol David Stearns mengambil keputusan tersebut.
Mets kemudian memiliki rekor 36-37 di bawah manajer interim Andy Green hingga memasuki pertandingan Sabtu. Green sendiri ingin kembali ke peran front office musim depan.
“Apa pun langkah selanjutnya, saya tahu itu akan dilakukan demi kepentingan organisasi,” kata Beltran. “Dan sejujurnya, saya pikir Andy sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Dia melakukan pekerjaan luar biasa untuk Mets.”
Carlos Beltran terpilih masuk Baseball Hall of Fame pada Januari. Selama lebih dari enam musim bersama Mets pada 2005-2011, ia mencatat rata-rata pukulan .280, 149 home run, 559 RBI, dan 100 stolen base serta meraih tiga Gold Glove.
Artikel Tag: mlb, New York Mets