Kanal

Paralimpiade Musim Dingin 2026 Resmi Ditutup di Cortina

Penulis: Hanif Rusli
16 Mar 2026, 20:08 WIB

Upacara penutupan Paralimpiade Musim Dingin 2026 digelar dengan tema “Italian Souvenir”, menghadirkan berbagai pertunjukan seni, musik, dan Cahaya. (Foto: AP)

Paralimpiade Musim Dingin 2026 resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung meriah pada Minggu (15/3) malam waktu setempat, menandai berakhirnya 10 hari kompetisi olahraga musim dingin bagi atlet disabilitas dari seluruh dunia.

Upacara penutupan bertema “Italian Souvenir” tersebut digelar di Cortina Curling Olympic Stadium, menghadirkan berbagai pertunjukan seni, musik, dan cahaya yang merayakan semangat kebersamaan serta perjalanan para atlet selama Paralimpiade berlangsung.

Sebanyak 611 atlet dari 55 negara ambil bagian dalam Paralimpiade Musim Dingin 2026 yang digelar di beberapa lokasi di Italia, termasuk Milano, Cortina d’Ampezzo, dan Val di Fiemme.

Ajang ini juga bertepatan dengan peringatan 50 tahun Paralimpiade Musim Dingin sejak pertama kali digelar pada 1976.

Presiden Milano Cortina 2026 Giovanni Malagò menyebut penyelenggaraan Paralimpiade kali ini sebagai momentum penting bagi olahraga disabilitas di dunia.

Ia menegaskan bahwa ajang tersebut tidak hanya menampilkan persaingan olahraga, tetapi juga menyampaikan pesan persatuan, persahabatan, dan inklusi di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Sepanjang Paralimpiade, berbagai cabang olahraga seperti para hoki es, ski alpen, ski lintas alam, hingga curling kursi roda menyuguhkan persaingan sengit.

Beberapa negara juga mencatat sejarah baru, termasuk Brasil dan Latvia yang meraih medali Paralimpiade Musim Dingin pertama mereka.

Pada malam penutupan Paralimpiade Musim Dingin 2026, para atlet dari seluruh kontingen memasuki stadion sambil disambut tepuk tangan penonton yang memenuhi arena.

Sejumlah atlet yang tampil menonjol selama kompetisi juga mendapat kehormatan membawa bendera negara masing-masing.

Di antara mereka terdapat pasangan kakak beradik Austria Johannes Aigner dan Veronika Aigner yang menyumbang sembilan medali dari cabang ski alpen, serta atlet Haiti Ralf Etienne yang menjadi wakil pertama negaranya di Paralimpiade Musim Dingin.

Tuan rumah Italia juga merayakan pencapaian kontingennya setelah meraih total 16 medali, hampir dua kali lipat dari perolehan mereka pada Paralimpiade Musim Dingin Torino 2006.

Menjelang akhir upacara, bendera Paralimpiade diserahkan kepada tuan rumah berikutnya, yakni wilayah French Alps yang akan menjadi penyelenggara Paralimpiade Musim Dingin 2030.

Prosesi penutupan ditandai dengan dipadamkannya api Paralimpiade yang sebelumnya menyala di dua lokasi, yakni Arco della Pace di Milano dan Piazza Dibona di Cortina.

Presiden Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons menyatakan bahwa meski api Paralimpiade telah dipadamkan, semangat yang dihadirkan selama ajang tersebut akan terus hidup melalui para atlet, penonton, dan penggemar olahraga di seluruh dunia.

Artikel Tag: paralimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru