☰
Kanal
✕

Opini Daniil Medvedev Bagaimana Tenis Berubah Sejak Ia Lakoni Turnamen ATP

Penulis: Dian Megane
25 Okt 2026, 14:39 WIB

Daniil Medvedev [paling kanan] dan Novak Djokovic [paling kiri] [image getty images]

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Daniil Medvedev telah menyaksikan banyak perubahan dalam dunia tenis putra sejak ia pertama kali terjun di turnamen ATP.

Juara US Open musim 2021 telah berkecimpung di turnamen ATP sejak musim 2016, saat ia berusia 20 tahun, dan sejak saat itu ia telah menjadi salah satu petenis terbaik di dunia tenis putra.

Selama perjalanannya menuju puncak peringkat ATP, Novak Djokovic telah menjadi kekuatan yang konsisten, bahkan hingga kini di usianya menginjak 39 tahun. Ia kini menjelaskan bagaimana ia mengamati perubahan dalam dunia tenis selama 10 musim terakhir, seraya melontarkan komentar mengenai petenis berkebangsaan Serbia.

Mantan petenis peringkat 1 dunia berbicara kepada BB Tennis di Almaty Open, di mana ia ditanya mengenai pandangannya tentang bagaimana tenis telah berubah sejak ia pertama kali terjun ke turnamen ATP.

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa pada awal kariernya, lebih banyak petenis di peringkat 50 besar yang memiliki kelemahan yang jelas, sementara menurutnya, kondisi tersebut kini tidak lagi demikian. Ia menyatakan bahwa level permainan tenis saat ini sudah lebih tinggi, seraya menunjuk pada beberapa rivalitas Djokovic yang sangat timpang.

“Saya tidak ingat apakah Sascha [Alexander] Bublik atau orang lain yang mengatakan ini, bahwa ada perbedaan yang sangat besar dibandingkan saat saya baru mulai bermain dan terjun ke turnamen profesional. Dulu, di antara petenis peringkat 50 besar, ada saja petenis yang memiliki kelemahan jelas, misalnya, ada petenis yang tidak tahu cara memukul bola dari sisi kiri (backhand),” jelas Medvedev.

“Di saat yang sama, karena ia berada di peringkat 50 besar, ia mungkin memiliki pukulan forehand yang sangat baik atau servis yang hebat, sehingga ia bisa bertahan di level tersebut dengan gaya bermain seperti itu. Sekarang, sulit untuk menemukan petenis yang tidak menguasai jenis pukulan tertentu, hampir tidak mungkin lagi ada petenis yang bisa mengalahkan petenis papan atas jika ia memiliki kelemahan yang mencolok dalam salah satu jenis pukulannya.”

“Dulu kita sering melihat skor 20-0, sementara Novak pernah mengalahkan seseorang dengan skor 15-0 sebanyak 15 kali. Saat ini, menurut saya, sangat sulit menemukan petenis seperti itu. Tingkat permainan tenis secara umum jelas sudah meningkat, itu 100 persen benar.”

Sampai sejauh ini, Medvedev telah kalah 11 kali dari 16 pertandingan melawan Djokovic, termasuk menelan kekalahan di pertemuan terakhir mereka yang berlangsung di China Open musim ini. Tetapi ia memenangkan salah satu pertemuan paling penting mereka di final US Open musim 2021.

Artikel Tag: Novak Djokovic, US Open, Daniil Medvedev

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru