Kanal

Osimhen: Napoli Perlakukan Saya Seperti Anjing, Juventus Menghubungi, Conte Ingin Saya Bertahan

Penulis: Amalia Sihotang
17 Feb 2026, 17:18 WIB

Osimhen: Napoli Perlakukan Saya Seperti Anjing, Juventus Menghubungi, Conte Ingin Saya Bertahan - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia – Kisah perpisahan Victor Osimhen dengan Napoli ternyata jauh dari kata manis. Penyerang asal Nigeria itu mengaku diperlakukan “seperti anjing” menjelang kepindahannya ke Galatasaray, meski pelatih anyar Antonio Conte sejatinya masih berusaha menahannya di kota Naples.

Dalam wawancara terbarunya, Osimhen menegaskan bahwa sebelum hengkang ke Turki pada 2024, Juventus sempat melayangkan tawaran konkret melalui mantan direktur Bianconeri, Cristiano Giuntoli. “Saya berbicara langsung dengan beberapa orang dari Juve. Ketertarikan itu nyata,” ungkap sang bomber, yang kala itu sebenarnya masih terikat kontrak panjang bersama Napoli. Namun, ia sadar Presiden klub Aurelio De Laurentiis tak akan mudah melepasnya.

Osimhen meninggalkan Napoli dengan hubungan yang sudah membeku dengan manajemen klub. Padahal, dua tahun sebelumnya, ia menjadi pahlawan utama saat Partenopei menjuarai Serie A 2022–23 di bawah arahan Luciano Spalletti, sekaligus menyabet gelar top skor liga.

Namun, musim berikutnya semuanya berubah. Di September 2023, akun resmi Napoli membuat video TikTok yang mengejeknya setelah ia gagal mengeksekusi penalti melawan Bologna. “Sejak saat itu, ada sesuatu yang retak,” ujar Osimhen. Ia mengaku kecewa karena menjadi sasaran ejekan dan bahkan mengalami perlakuan bernuansa rasis. Sang striker pun menghapus semua foto dirinya mengenakan seragam Napoli di media sosial, sebuah langkah yang justru makin memperuncing hubungan dengan suporter.

Meski sempat memperbarui kontrak pada Desember 2023, Osimhen mengungkap sudah memiliki kesepakatan “gentleman” untuk hengkang di musim panas 2024. Namun kesepakatan itu, katanya, tak sepenuhnya ditepati oleh klub. “Mereka memperlakukan saya seperti boneka. Disuruh ke sana, ke sini. Saya sudah berjuang keras membangun karier, tak pantas diperlakukan begitu,” tegasnya.

Saat Antonio Conte datang mengambil alih tim, Osimhen sesungguhnya sudah berada di pintu keluar. Tapi sang pelatih sempat mengajaknya berbicara empat mata dan berharap ia bertahan. “Conte ingin saya tetap di tim. Namun saya sudah tak lagi bahagia di sana,” kata Osimhen.

Kini penyerang berusia 26 tahun itu tengah menikmati babak baru kariernya bersama Galatasaray. “Saya menemukan klub dan kota yang luar biasa. Begitu menginjakkan kaki di Istanbul, saya langsung mengerti mengapa banyak pemain jatuh cinta pada tim ini,” ujarnya dengan senyum lebar.

Menariknya, malam ini Osimhen berpeluang reuni dengan mantan pelatih yang pernah membawanya menuju puncak karier, Luciano Spalletti. Galatasaray dijadwalkan menghadapi Juventus asuhan Spalletti di leg pertama play-off Liga Champions — sebuah duel yang membawa aroma nostalgia, namun juga kisah penebusan bagi sang mantan bintang Napoli.

Artikel Tag: Juventus, Napoli, Galatasaray, Antonio Conte, Victor Osimhen

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru