Pelatih Daniel Dubois Ungkap Kelemahan Filip Hrgovic Jelang Lawan Itauma
Filip Hrgovic
Berita Tinju - Moses Itauma akan menghadapi ujian terbesar dalam kariernya saat bertemu Filip Hrgovic di O2 Arena, London, pada 29 Agustus. Duel tersebut menjadi perebutan gelar IBF kelas berat yang lowong setelah Oleksandr Usyk mengosongkan sabuknya.
Itauma datang sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di kelas berat. Petinju Inggris berusia 21 tahun itu belum terkalahkan dan menunjukkan perkembangan pesat sejak memasuki dunia profesional.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada Maret lalu ketika Itauma menghentikan Jermaine Franklin pada ronde kelima. Kemenangan tersebut semakin memperkuat anggapan bahwa dirinya sudah siap menghadapi lawan papan atas.
Namun, Hrgovic bukan lawan yang bisa diremehkan. Petinju Kroasia berusia 34 tahun tersebut memiliki pengalaman lebih banyak di level elite dan sebelumnya sudah pernah mendapatkan kesempatan bertarung untuk gelar dunia.
Hrgovic juga memiliki pengalaman menghadapi Daniel Dubois pada 2024. Dalam pertarungan tersebut, Dubois keluar sebagai pemenang setelah laga dihentikan pada ronde kedelapan akibat luka parah di sekitar mata Hrgovic.
Masalah luka tersebut kembali menjadi perhatian karena Filip Hrgovic dilaporkan mengalami luka di area yang sama dalam beberapa pertarungan setelah kekalahan dari Dubois. Kondisi itu berpotensi menjadi celah yang bisa dimanfaatkan Itauma.
Don Charles, pelatih Dubois, menilai gaya bertarung Itauma sangat cocok untuk mengeksploitasi kelemahan tersebut. Menurutnya, kecepatan dan ketepatan pukulan Itauma dapat membuat Hrgovic kesulitan bertahan selama 12 ronde.
"Ini pertarungan yang sangat menarik. Hrgovic membawa pengalaman dan daya tahan, tetapi Moses adalah petinju yang sangat tajam," ujar Charles kepada BoxNation.
"Saya rasa Moses akan terlalu cepat, masih segar, dan juga cerdas. Dia memiliki IQ tinju yang bagus. Mungkin dia harus melewati beberapa momen sulit karena Hrgovic bukan lawan yang mudah. Namun, Moses sangat tajam. Hrgovic mengalami luka serius saat menghadapi Daniel, sehingga sedikit saja pukulan mengenai area tersebut, lukanya bisa kembali terbuka," lanjutnya.
Prediksi Charles membuat Itauma semakin diunggulkan dalam pertarungan ini. Jika mampu menang, ia berpeluang mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat termuda sejak Mike Tyson merebut gelar pada 1986.
Meski demikian, Filip Hrgovic diperkirakan menjadi lawan paling berat yang pernah dihadapi Itauma. Selain pengalaman, kekuatan fisik dan tekanan yang dimiliki petinju Kroasia tersebut dapat menguji apakah Itauma benar benar sudah siap berada di level tertinggi kelas berat.
Pemenang pertarungan juga sudah memiliki agenda berikutnya. Frank Sanchez yang sebelumnya berstatus penantang wajib telah menyepakati pembayaran step aside dan akan menghadapi pemenang Itauma versus Hrgovic dalam pertarungan berikutnya.
Artikel Tag: IBF, Heavyweight, Daniel Dubois, Filip Hrgovic