Kanal

Pendiri Strikeforce Scott Coker Siapkan Liga MMA Global Baru Pada 2027

Penulis: Hanif Rusli
23 Mei 2026, 20:18 WIB

Scott Coker mengumumkan telah mengamankan pendanaan sebesar 60 juta dolar AS untuk proyek terbarunya. (Foto: Fight TV)

Promotor veteran mixed martial arts (MMA), Scott Coker, dipastikan kembali ke industri olahraga tarung dengan meluncurkan liga MMA global baru yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027.

Mantan bos Strikeforce dan Bellator MMA itu mengumumkan telah mengamankan pendanaan sebesar 60 juta dolar AS untuk proyek terbarunya.

Coker akan menjabat sebagai pendiri sekaligus CEO perusahaan yang hingga kini masih belum mengungkap nama resmi kompetisi tersebut.

Dalam proyek ini, Coker bekerja sama dengan Peter Levin dari Griffin Gaming Partners yang sebelumnya juga pernah menjadi investor Strikeforce sebelum promosi itu diakuisisi UFC pada 2011.

“Saya selalu tahu ingin kembali ketika waktunya tepat, dengan visi yang tepat dan tim yang benar-benar terkurasi. Saat itu adalah sekarang,” ujar Coker dalam pernyataannya.

“Ada permintaan besar terhadap merek global baru di MMA. Liga ini akan kembali fokus pada hal-hal penting, yakni integritas kompetisi, rasa hormat terhadap atlet, dan membagikan perjalanan luar biasa mereka kepada dunia,” lanjutnya.

Scott Coker merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan MMA modern.

Ia memulai kiprahnya di olahraga tarung sejak menggelar event kickboxing Strikeforce pada 1985 sebelum akhirnya memasuki dunia MMA pada 2006.

Melalui Strikeforce, Coker ikut membangun karier sejumlah nama besar seperti Daniel Cormier, Ronda Rousey, Luke Rockhold, Miesha Tate, hingga Robbie Lawler.

Setelah Strikeforce dijual ke UFC, Coker kemudian memimpin Bellator MMA mulai 2014 hingga organisasi itu diakuisisi Professional Fighters League (PFL) pada 2023.

Selain Griffin Gaming Partners, sejumlah investor lain juga terlibat dalam proyek baru ini.

Mereka antara lain legenda skateboard Tony Hawk, pemilik klub sepak bola D.C. United Steve Kaplan, perusahaan kartu koleksi Upper Deck, serta sejumlah investor yang memiliki saham di NFL dan NBA.

Kelompok penasihat liga baru tersebut juga diisi beberapa nama besar industri media Amerika Serikat seperti mantan CEO TelevisaUnivision Wade Davis, mantan chairman Sony Pictures Television Steve Mosko, dan mantan petinggi Spike TV Kevin Kay.

Meski demikian, detail mengenai nama liga, format kompetisi, jadwal event, hingga hak siar masih belum diumumkan. Hingga saat ini, perusahaan tersebut juga belum merekrut atlet mana pun.

Kemunculan proyek baru Scott Coker terjadi di tengah pesatnya pertumbuhan industri MMA global.

Saat ini, pasar MMA disebut bernilai lebih dari 20 miliar dolar AS dengan lebih dari 625 juta penggemar di seluruh dunia.

Persaingan di industri ini juga semakin ketat. UFC baru saja menandatangani kontrak hak siar senilai 7,7 miliar dolar AS bersama Paramount yang mulai berlaku pada 2026.

Sementara itu, Most Valuable Promotions milik Jake Paul juga mulai serius memasuki pasar MMA setelah debut event mereka di Netflix menarik lebih dari 12 juta penonton.

Scott Coker menegaskan liga barunya akan berfokus pada pendekatan “fighter-first” dan membuka jalur lebih luas bagi atlet dari berbagai negara untuk berkembang di level tertinggi MMA dunia.

Artikel Tag: MMA, Strikeforce

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru