Rivalitas Ducati vs Aprilia Justru Lebih Panas Dibanding Antarpembalap
Marc Marquez (Ducati) dan Marco Bezzecchi (Italia)
Berita MotoGP - MotoGP saat ini dinilai tidak lagi memiliki perseteruan sengit antarpembalap seperti era Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez. Namun saat ini persaingan panas justru terjadi di antara dua pabrikan Italia, Aprilia dan Ducati.
Jika dibandingkan dengan rivalitas Rossi melawan Lorenzo, Rossi melawan Marc Marquez, hingga persaingan sengit para pembalap pada era tersebut, hubungan antarpembalap MotoGP saat ini cenderung lebih bersahabat.
Hal itu bahkan pernah disoroti Jorge Lorenzo. Legenda MotoGP tersebut menilai para pembalap generasi sekarang terlalu dekat satu sama lain sehingga tidak banyak rivalitas personal yang benar-benar panas di dalam paddock.
Namun bukan berarti MotoGP sepenuhnya kehilangan persaingan sengit. Reporter MotoGP, Jack Appleyard justru melihat adanya rivalitas yang semakin menarik antara dua pabrikan asal Italia, Aprilia dan Ducati.
"Kalau antarpembalap, yang paling jelas adalah Aleix Espargaro dan Franky Morbidelli. Keduanya memang tidak akur," kata Appleyard dalam podcast Motorsport Republica.
"Selain itu, tidak ada perseteruan besar di antara para pembalap."
Namun situasinya berbeda ketika persaingan antartim ikut diperhitungkan. Dua pabrikan asal Italia itu justru semakin sering saling melontarkan sindiran.
"Kalau antar tim? Aprilia dan Ducati. Mereka selalu saling menyindir dan terus saling membalas," ujarnya.
Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi ketika MotoGP menggelar balapan di Mugello. Aprilia menyebut sirkuit tersebut sebagai "casa nostra" atau "rumah kami" setelah Marco Bezzecchi berhasil membawa Aprilia meraih kemenangan dan finis satu-dua.
Persaingan kedua pabrikan Italia itu semakin menarik setelah Aprilia merekrut Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2027.
Ketika mengumumkan kedatangan Bagnaia, Aprilia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya "mendukung Italia". Pernyataan tersebut dianggap sebagai sindiran kepada skuad Borgo Panigale.
Pasalnya, Ducati akan memiliki susunan pembalap yang seluruhnya berasal dari Spanyol pada musim 2027. Marc Marquez akan tetap menjadi pembalap utama, sementara Pedro Acosta diproyeksikan menjadi rekan setimnya.
Massimo Rivola selaku bos Aprilia juga ikut memanaskan rivalitas tersebut melalui komentarnya ketika mengumumkan Bagnaia.
Bagi Appleyard, rangkaian kejadian tersebut menunjukkan bahwa rivalitas Aprilia dan Ducati kini lebih panas dibandingkan perseteruan antarpembalap.
"Menurut saya, itulah perseteruan terbesar di paddock," kata Appleyard.
Menariknya, persaingan kedua pabrikan tersebut juga berpotensi semakin panas pada era baru MotoGP 2027.
Skuad Borgo Panigale ini akan mempertahankan Marc Marquez sekaligus menyambut Pedro Acosta, sedangkan Aprilia bakal memiliki duet Jorge Martin dan Francesco Bagnaia.
Dengan dua tim tersebut sama-sama memiliki pembalap berstatus juara dunia, persaingan Aprilia dan Ducati diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama MotoGP 2027.
Jika performa kedua pabrikan juga kompetitif, perang sindiran di luar lintasan berpotensi semakin menarik untuk diikuti sepanjang musim.
Artikel Tag: Ducati, aprilia, MotoGP 2026