Kanal

Steve Parish Hadapi Ketidakpastian di Tengah Rencana Penjualan Palace

Penulis: Fery Andriyansyah
16 Jun 2026, 12:30 WIB

Steve Parish dan pemilik Crystal Palace dikabarkan membuka opsi penjualan klub. (Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Steve Parish dan kelompok pemilik Crystal Palace dikabarkan tengah mempertimbangkan masa depan kepemilikan klub setelah muncul laporan mengenai potensi penjualan The Eagles. Kabar tersebut muncul pada Senin (15/6/2026) setelah Financial Times melaporkan bahwa para pemilik asal Amerika Serikat sedang menjajaki berbagai opsi strategis untuk klub asal London Selatan itu.

Menurut laporan tersebut, Crystal Palace telah menunjuk The Raine Group untuk menangani proses evaluasi tersebut. Berbagai opsi disebut sedang dipertimbangkan, mulai dari masuknya investor baru hingga kemungkinan penjualan penuh klub. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Palace terkait laporan tersebut.

Crystal Palace saat ini dimiliki oleh empat pemegang saham utama, yakni Josh Harris, David Blitzer, Woody Johnson, dan Steve Parish. Nama terakhir merupakan pendukung setia klub yang telah menjabat sebagai ketua eksekutif sejak 2010 dan berperan penting dalam transformasi Palace selama lebih dari satu dekade terakhir.

Woody Johnson menjadi pemegang saham terbesar setelah mengakuisisi 43 persen saham milik Eagle Football Holdings pada Juli 2025. Media Inggris saat itu melaporkan bahwa transaksi tersebut bernilai sekitar 190 juta poundsterling. Johnson sendiri dikenal sebagai mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Inggris sekaligus salah satu pemilik klub NFL, New York Jets.

Laporan mengenai potensi penjualan ini muncul pada hari yang sama ketika Crystal Palace mengumumkan Pierre Sage sebagai pelatih baru. Pelatih asal Prancis tersebut ditunjuk untuk menggantikan Oliver Glasner, yang meninggalkan klub setelah periode paling sukses dalam sejarah Palace.

Di bawah kepemimpinan Glasner, Palace meraih trofi besar pertama mereka dengan menjuarai Piala FA 2025 setelah mengalahkan Manchester City di partai final. Kesuksesan itu kemudian disusul dengan gelar UEFA Conference League pada Mei lalu setelah menundukkan Rayo Vallecano.

Prestasi tersebut membuat nilai dan daya tarik Crystal Palace di mata investor diyakini meningkat signifikan. Klub kini tidak hanya memiliki fondasi finansial yang lebih kuat, tetapi juga akan tampil di Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Meski demikian, penting dicatat bahwa laporan Financial Times tersebut belum diverifikasi secara independen dan belum mendapat tanggapan resmi dari pihak klub. Untuk saat ini, masa depan kepemilikan Palace masih menjadi spekulasi, meski kabar tersebut dipastikan akan terus menjadi perhatian para pendukung The Eagles dalam beberapa pekan mendatang.

Artikel Tag: Crystal Palace, Steve Parish

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru