Kanal

Ben Shelton Masuki ‘Wilayah Baru’ Usai Maju Ke Final Grand Slam Pertama

Penulis: Dian Megane
12 Sep 2026, 15:21 WIB

Ben Shelton [image: getty images]

Berita Tenis: Petenis tuan rumah, Ben Shelton bertekad untuk menyongsong final Grand Slam pertama dalam kariernya di US Open musim 2026 usai mengalahkan rekan senegaranya, Frances Tiafoe.

Petenis berusia 23 tahun akhirnya melaju ke final Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya di US Open setelah meraih kemenangan empat set atas petenis unggulan ke-11, Tiafoe di Arthur Ashe Stadium. Itu merupakan kemenangan besar bagi petenis unggulan kedelapan yang kini berambisi menjadi petenis putra AS pertama sejak Andy Roddick yang memenangkan gelar Grand Slam.

Usai pertandingan, juara Canadian Open musim 2026 mengakui peran timnya dalam pencapaian tersebut dan merasa senang dengan ketenangan serta fokus yang ia tunjukkan.

"Ya, rasanya luar biasa bisa berada di posisi ini. Saya sangat antusias, terutama demi tim saya — bukan sekadar untuk diri saya sendiri — karena ada banyak orang di belakang saya yang telah menghabiskan begitu banyak waktu bersama saya, serta mendedikasikan hidup mereka demi kemajuan, peningkatan kualitas, dan permainan tenis saya," ujar Shelton.

“Saya sangat senang dengan pencapaian tim saat ini, tetapi jelas perjuangan kami belum usai. Tugas ini belum selesai. Saya sangat antusias mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil dan menunjukkan performa terbaik pada hari Minggu (13/11) nanti.”

“Ya, tentu saja. Sejujurnya, saya sendiri terkejut melihat betapa tenangnya saya saat bertanding kali ini, terutama menjelang akhir pertandingan. Tenang, percaya diri, dan fokus. Menurut saya, itulah hal-hal yang diperlukan untuk berada di posisi seperti ini dan meraih kemenangan di level tertinggi.”

“Menurut saya, faktor mental sangatlah berpengaruh. Entahlah, rasanya cukup unik. Saat memenangkan pertandingan sebelumnya, saya benar-benar merasakan euforia yang luar biasa, seolah-olah saya berada di puncak dunia. Namun di pertandingan kali ini, saya merasa jauh lebih metodis dalam menjalani laga, saya sangat fokus, mampu menuntaskan tugas dengan baik, serta bisa segera beralih ke tahap berikutnya dan menantikan partai final.”

Pertandingan hari Minggu akan menjadi laga besar bagi petenis unggulan kedelapan. Ia berjuang mengukir sejarah dan meraih berbagai pencapaian penting saat bersiap menghadapi pertandingan terbesar dalam kariernya.

Petenis unggulan kedelapan mengakui bahwa ia sedang berada di "wilayah yang belum pernah ia jelajahi" sembari berupaya menikmati momen tersebut, serta meyakini dirinya mampu mengatasi rasa gugup.

"Ya, bagi saya, keseluruhan turnamen ini — hingga tahap sekarang — merupakan pengalaman yang benar-benar baru dan belum pernah saya alami sebelumnya," ujar Shelton.

“Saya berada dalam situasi yang belum pernah saya alami sebelumnya. Saya berhasil mengalahkan lawan, mengalahkan petenis yang sebelumnya belum pernah bisa saya kalahkan. Saya sangat antusias untuk mengerahkan segalanya di sini.”

“Memang, saya bisa saja memikirkan betapa istimewanya momen ini dan apa yang sedang saya perjuangkan. Namun pada akhirnya, saya berada di New York, berkumpul dengan tim dan teman-teman dekat sambil bermain tenis, dan saya berhasil menyikapi momen ini dengan cukup santai.”

“Menurut saya, saya dikelilingi oleh orang-orang hebat yang menjaga saya tetap membumi, fokus, dan rendah hati. Saya ingin menghargai momen-momen ini dan tidak menganggapnya sepele. Namun, di saat yang sama, pendekatan saya terhadap hal ini sangat profesional.”

“Menurut saya, saya menangani situasi-situasi besar seperti ini — atau setidaknya begitulah yang saya lakukan sepanjang karier saya — dengan cukup baik. Saya merasa rasa percaya diri dan keyakinanlah yang kemudian mengambil alih. Rasa gugup itu pasti selalu ada. Itu adalah hal yang justru harus kita hadapi dan terima.”

“Bagi saya, rasa gugup di babak pertama sama besarnya dengan di semifinal dan saya yakin di final pun akan sama. Soal menghindari penurunan performa yang wajar terjadi setelah kemenangan besar? Bagaimana sebenarnya hal itu muncul? Itu adalah tantangan yang harus bisa diatasi, tetapi bagi saya, yang penting saya menikmati prosesnya.”

“Saya akan bertanding melawan petenis unggulan pertama di final Grand Slam, menghadapi seorang juara Grand Slam sembari berupaya meraih gelar pertama saya. Ada banyak alasan mengapa momen ini begitu menyenangkan bagi saya, mengetahui bahwa saya bisa mengerahkan segalanya di lapangan, memacu diri hingga batas maksimal dalam segala aspek, dan melihat apa yang mampu saya capai, itu semua adalah pemikiran yang sungguh menggairahkan.”

Menjelang final US Open melawan Alexander Zverev, petenis berkebangsaan Jerman saat ini unggul 5-0 dalam head to head melawan Shelton.

Artikel Tag: US Open, alexander zverev, Frances Tiafoe, Ben Shelton

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru