Jannik Sinner Kagumi Level Permainan Memukau Novak Djokovic
Jannik Sinner [kiri] dan Novak Djokovic [kanan] [image: getty images]
Berita Tenis: Jannik Sinner mungkin dengan cepat mengalahkan Novak Djokovic demi mencapai final Wimbledon musim 2026, tetapi kekagumannya terhadap sang legenda tenis tetap sekuat sebelumnya.
Petenis berkebangsan Italia mengungkapkan bahwa ia masih merasa beruntung setiap kali mendapat kesempatan untuk berbagi lapangan dengan salah satu petenis terhebat.
"Sangat menakjubkan melihatnya masih mampu menampilkan performa seperti itu," ungkap Sinner. "Saya menonton pertandingannya melawan Felix Auger Aliassime. Level permainannya sangat tinggi. Itu benar-benar inspirasi bagi kita semua dan juga generasi muda, betapa pentingnya pola pikir yang baik bagi tubuh dan pikiran.”
“Bagi saya, ia adalah inspirasi sejati. Melihatnya di sekitar dan mendapat kehormatan untuk bertanding melawannya, merasakan tekanan saat melawannya, pertandingan-pertandingan ini, semoga dapat membantu saya dan juga di masa depan."
Meskipun petenis unggulan pertama berhasil lolos hanya dengan menghadapi satu peluang break point, ia menyataan bahwa tidak pernah ada pertandingan mudah melawan Djokovic. Ia tahu ia harus tetap fokus secara mental melawan petenis yang telah tujuh kali menjuarai Wimbledon.
"Melawan Novak, jika anda ingin bermain seimbang, anda perlu memainkan permainan terbaik anda," lanjut Sinner yang kini unggul 7-5 dalam head to head melawan Djokovic.
"Saya melakukan servis dengan sangat baik, yang membantu saya. Segalanya bisa menjadi sangat sulit jika ia mematahkan servis saya di set ketiga. Tetapi saya senang bahwa saya menangani situasi sebaik mungkin.”
"Novak sangat, sangat sulit untuk dihadapi karena anda selalu merasakan tekanan. Itu tidak mudah. Tetapi saya senang dengan penampilan kali ini."
Petenis peringkat 1 dunia kini akan berusaha mempertahankan level permainan di final melawan petenis unggulan kedua, Alexander Zverev dalam upayanya meraih gelar Grand Slam kelima dalam kariernya sekaligus mempertahankan gelar Wimbledon.
Meskipun petenis peringkat 1 dunia unggul 10-4 dalam head to head melawan juara French Open musim 2026, Zverev dan telah memenangkan keempat pertemuan mereka pada musim ini, petenis berkebangsaan Italia tahu bahwa final Wimbledon musim ini akan menghadirkan tantangan baru sekarang setelah petenis berkebangsaan Jerman menjadi juara Grand Slam.
"Saya senang menghadapinya. Saya akan mencoba melakukan yang terbaik, kemudian kita lihat bagaimana hasilnya. Tetapi, itu akan sangat, sangat sulit, sangat berbeda dari semua pertandingan lain yang telah kami mainkan,” tukas Sinner.
Artikel Tag: Novak Djokovic, wimbledon, alexander zverev, Jannik Sinner