Kanal

Kampiun Di Roma, Jannik Sinner Samai Pencapaian Memukau Rafael Nadal

Penulis: Dian Megane
18 Mei 2026, 18:37 WIB

Jannik Sinner [image: AP]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Italia, Jannik Sinner bergabung dengan Rafael Nadal dalam buku sejarah setelah ia memenangkan gelar Italian Open musim 2026 di Roma.

Petenis peringkat 1 dunia kini menjadi petenis putra kedua dalam sejarah turnamen Masters 1000 yang menyapu bersih ketiga gelar Masters yang digelar di clay-court dalam satu musim (sejak 1990), setelah mantan petenis berkebangsaan Spanyol, Nadal.

Petenis  berusia 24 tahun melewati musim clay-court di Eropa yang dominan dengan merebut gelar di Monte Carlo, Madrid, dan Roma selama lima pekan terakhir, dengan hanya kehilangan tiga set di ketiga turnamen Masters 1000 tersebut.

Nadal, yang memenangkan 26 gelar Masters yang digelar di clay-court, hanya satu kali mencapai prestasi yang sama, yaitu pada musim 2010, ketika ia mengangkat trofi kemenangan di Monte Carlo, Madrid, dan Roma dalam musim yang sama.

Sebelum musim ini, Sinner hanya mencapai satu final turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court, yaitu 12 bulan lalu di Italian Open dan berakhir dengan kekalahan dari Carlos Alcaraz. Tetapi sejak saat itu, ia telah meningkatkan permainannya ke level yang lebih tinggi.

Dengan meraih kemenangan di Roma, juara ATP Finals musim 2025 mengamankan gelar Masters kesepuluh dalam kariernya sekaligus menyelesaikan Career Golden Masters dan menjadi petenis kedua setelah petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic yang memenangkan kesembilan turnamen Masters 1000.

Perjalanan petenis berkebangsaan Italia di clay-court termasuk kemenangan atas petenis peringkat 2 dunia, Alcaraz di final Monte Carlo Open dan petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev di final Madrid Open sebelum ia mengalahkan petenis berkebangsaan Norwegia, Casper Ruud di final Italian Open. Luar biasanya, ia kini telah memenangkan kesepuluh final turnamen Masters 1000 dalam kariernya tanpa kehilangan satu set pun.

Bersama Sinner dan Nadal, Djokovic, Alcaraz, Gustavo Kuerten, dan Marcelo Rios adalah satu-satunya petenis yang telah memenangkan tiga turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court yang berbeda.

Turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court dari musim 1990 – 2008 adalah Monte Carlo, Hamburg, dan Roma. Pada tahun 2009, Madrid menggantikan Hamburg sebagai turnamen Masters 1000 di clay-court.

Artikel Tag: Rafael Nadal, Novak Djokovic, Italian Open, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru