Kurang Dari Dua Pekan, Alexander Blockx Jadi Korban Alexander Zverev Lagi
Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Alexander Zverev tampil lebih baik daripada Alexander Blockx untuk kali kedua dalam kurun waktu sembilan hari ketika mereka bertemu di Italian Open, Roma musim 2026.
Petenis berkebangsaan Jerman membantai petenis berkebangsaan Belgia, Blockx dengan 6-1, 6-4 di babak ketiga Italian Open.
Pekan lalu, petenis unggulan kedua membungkam petneis berusia 21 tahun, Blockx dengan dua set langsung di semifinal Madrid Open. Sejarah kembali terulang di Roma, tetapi ia akan berharap hasil yang berbeda di ibu kota Italia.
Juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021 kalah dari petenis peringkat 1 dunia, Jannik Sinner di final Madrid Open dan ia masih mengejar gelar pertama pada musim ini. Sebelum menuju babak perebutan gelar di Roma, ia akan berhadapan dengan petenis tuan rumah sekaligus petenis unggulan ke-18, Luciano Darderi yang mengalahkan petenis unggulan ke-16, Tommy Paul dengan 3-6, 6-3, 6-2 kemenangan yang mengantarkannya menuju babak keempat turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kariernya.
“Saya jauh lebih baik daripada dua hari yang lalu,” aku Zverev yang mengalahkan rekan senegaranya, Daniel Altmaier di laga pembuka Italian Open.
“Saya pikir cukup menyulitkan bermain tenis dari area baseline kali ini karena kondisinya tidak mudah, sangat berangin. Tetapi secara keseluruhan, saya merasa sangat gembira.”
Di set pertama yang didominasi petenis berkebangsaan Jerman di Campo Centrale, ia terlalu tangguh bagi Blockx dalam reli-reli dari area baseline. Ia melesatkan lima winner lebih banyak (8-3) dan melakukan empat unforced error lebih sedikit (6-10) demi mengambil alih kendali pertemuan kedua mereka.
Petenis unggulan kedua berada dalam kondisi terbaik di sebagian besar babak ketiga yang berlangsung selama 74 menit, termasuk saat ia melakukan drop volley memukau pada kedudukan 4-3 di set kedua. Petenis berkebangsan Belgia meningkatkan serangan demi memperlihatkan kegigihan di set kedua, tetapi petenis berkebangsaan Jerman memukul bola dengan rapi ke tengah lapangan demi memblokir sudut serangan sebelum meraih kemenangan ke-29 di Italian Open yang telah ia juarai sebanyak dua kali.
Di sepanjang pertandingan, Zverev tidak membiarkan petenis berkebangsaan Belgia mengkonversi satu pun dari dua peluang break point yang ia ciptakan, sementara ia sendiri mampu mengkonversi tiga dari delapan peluang break point yang ia ciptakan.
Blockx mengalahkan Federico Cina dan Tallon Griekspoor demi melangkah ke babak ketiga Italian Open, tetapi ia masih belum bisa menemukan jawaban untuk mengatasi petenis unggulan kedua. Kini ia mencatatkan 10-4 di turnamen clay-court musim ini.
Artikel Tag: alexander zverev, Italian Open, Luciano Darderi