Pertahankan Gelar Di Montreal, Ben Shelton Masuk Klub Eksklusif
Ben Shelton [image: reuters]
Berita Tenis: Petenis AS, Ben Shelton sukses mempertahankan gelar turnamen Masters 1000, Canadian Open yang edisi nomor putra musim 2026 digelar di Montreal.
Petenis unggulan kelima memperlihatkan kemampuan terbaik demi membenamkan rekan senegaranya, Brandon Nakashima dengan 6-3, 7-6 di final Canadian Open yang berdurasi selama 1 jam 27 menit, demi meraih gelar Masters kedua dalam kariernya.
Di final turnamen Masters 1000 pertama yang mempertemukan petenis AS sejak musim 2003, petenis unggulan kelima pun menjadi petenis AS ketiga di abad ini yang memenangkan gelar Masters lebih dari satu setelah Andy Roddic dan Andre Agassi.
Berkat kemenangan tersebut, petenis berusia 23 tahun — yang memenangkan gelar Masters untuk kali pertama dalam kariernya di turnamen yang sama musim lalu saat diselenggarakan di Toronto — menjadi petenis putra keempat di abad ini yang berhasil mempertahankan gelar juara Canadian Open, menyusul jejak Andy Murray (2009-2010), Novak Djokovic (2011-2012), dan Rafael Nadal (2018-2019).
Selain itu, pencapaian tersebut menjadikan petenis unggulan kelima menjadi petenis ketiga setelah petenis berkebangsaan Italia, Jannik Sinner dan petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz sebagai petenis kelahiran tahun 2000-an yang memenangkan gelar Masters lebih dari satu.
"Bisa bermain seperti yang saya lakukan pekan ini dan melewati rangkaian pertandingan tersebut merupakan bukti dari kerja keras yang telah saya lakukan," seru Shelton, yang memenangkan Canadian Open musim ini tanpa kehilangan satu set pun.
"Hal itu juga menunjukkan ketangguhan mental saya serta kemampuan saya untuk tetap fokus di tengah segala situasi yang terjadi di sepanjang pekan ini."
Dengan mengalahkan petenis unggulan ke-28, Nakashima di Montreal, petenis unggulan kelima meraih gelar keempatnya pada musim ini, setelah sebelumnya ia berjaya di Dallas, Munich, dan Stuttgart. Kini, ia berhasil mengoleksi tujuh gelar turnamen ATP sampai sejauh ini dalam kariernya.
Nakashima, yang tampil di final turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kariernya, berupaya meraih gelar turnamen ATP kedua, hampir empat musim setelah memenangkan gelar pertamanya pada musim 2022 di San Diego. Tetapi harapan tersebut kandas setelah ia tidak mampu memecahkan teka-teki permainan Shelton yang kini semakin mendominasi head to head mereka dengan 6-0.
Artikel Tag: canadian open, Brandon Nakashima, Ben Shelton