Kanal

Teofimo Lopez Bidik Pemenang Ryan Garcia vs Conor Benn

Penulis: Abdi Ardiansyah
24 Agu 2026, 17:03 WIB

Teofimo Lopez

Berita Tinju - Teofimo Lopez sudah memiliki gambaran mengenai lawan yang ingin dihadapinya setelah berhasil merebut gelar WBA kelas welter dari Rolando, atau Rolly, Romero.

Lopez mengalahkan Romero melalui keputusan mayoritas dalam pertarungan di T Mobile Arena, Las Vegas. Dua juri memberikan kemenangan untuk Lopez dengan skor 115, 113 dan 116, 112, sedangkan satu juri lainnya menilai pertarungan berakhir imbang 114, 114.

Hasil tersebut membuat Lopez menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda. Sebelumnya, petinju Amerika Serikat itu pernah memegang gelar di kelas ringan dan super ringan.

Tidak butuh waktu lama bagi Lopez untuk menentukan target berikutnya. Dalam konferensi pers setelah pertarungan, ia mengungkapkan ketertarikannya menghadapi pemenang duel Ryan Garcia melawan Conor Benn yang akan berlangsung pada 12 September.

“Pada 12 September ada Ryan Garcia melawan Conor Benn. Kita lihat saja hasilnya. Kami tentu akan menyaksikan pertarungan itu. Keith Connolly, manajer saya, juga menangani Conor Benn. Jadi kalau dia menang, itu bisa menjadi pertarungan yang menarik untuk dibawa ke Inggris. Saya tetap mendukungnya.”

Pertarungan tersebut menjadi semakin menarik bagi Lopez karena Connolly juga merupakan manajer Benn. Jika Benn keluar sebagai pemenang, peluang terciptanya duel melawan Lopez tentu semakin terbuka.

Namun, Lopez juga memiliki alternatif lain. Ia menyebut Liam Paro sebagai salah satu kandidat lawan yang mungkin dihadapinya setelah merebut gelar WBA.

Sementara itu, Lopez justru belum ingin berhadapan dengan Devin Haney. Ia memilih menunggu perkembangan karier mantan rivalnya tersebut sebelum mempertimbangkan pertarungan.

“Saya lebih memilih menunggu Devin sampai nanti. Alasannya, saya ingin melihat bagaimana situasinya terkait upaya menjadi undisputed. Kita lihat apa yang dilakukan Devin. Jadi, pilihannya mungkin Liam Paro atau pemenang Ryan Garcia dan Conor Benn.”

Keputusan Lopez menunda pertarungan melawan Haney tidak terlepas dari sejarah keduanya. Saat masih bertarung di kelas ringan, Lopez mengklaim dirinya sebagai juara undisputed setelah mengalahkan Vasiliy Lomachenko. Namun, Haney tetap diakui sebagai pemegang gelar WBC, sehingga status Lopez sebagai undisputed kala itu menjadi perdebatan.

Kini, setelah kembali menjadi juara dunia, Teofimo Lopez memiliki sejumlah opsi besar untuk melanjutkan kiprahnya di kelas welter.

Artikel Tag: WBA, WBC, kelas welter, Teofimo Lopez, Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru