Terence Crawford Pertanyakan Alasan Errol Spence Jr Tak Minta Rematch
Terence Crawford vs Errol Spence Jr
Berita Tinju - Mantan juara dunia tak terbantahkan tiga divisi, Terence Crawford, kembali membahas kemenangan dominannya atas Errol Spence Jr yang terjadi pada Juli 2023. Menurut Crawford, dirinya masih heran mengapa Spence baru belakangan ini mengungkap berbagai alasan di balik kekalahan tersebut, padahal saat itu memiliki hak untuk langsung meminta pertandingan ulang.
Dalam duel penyatuan gelar kelas welter, Crawford tampil luar biasa dengan menjatuhkan Spence tiga kali sebelum memenangi laga melalui technical knockout pada ronde kesembilan. Kemenangan itu mengantarkan petinju asal Omaha menjadi juara dunia tak terbantahkan kelas welter sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu petinju terbaik di era modern.
Usai pertarungan, Spence memang mengaktifkan klausul pertandingan ulang yang tercantum dalam kontrak. Namun duel kedua tidak pernah terlaksana. Spence kemudian menjalani operasi katarak dan absen dari dunia tinju selama hampir tiga tahun.
Belakangan, Spence mengungkap bahwa persiapannya menuju pertarungan melawan Crawford tidak berjalan ideal. Ia menyebut kamp latihannya dipenuhi berbagai kendala sehingga tidak dapat tampil dalam kondisi terbaik.
Crawford mengaku sulit menerima alasan tersebut. Menurutnya, apabila seorang petinju merasa tidak berada dalam kondisi optimal, seharusnya ia tidak memaksakan diri untuk naik ring.
"Pertarungan itu berlangsung pada 2023. Kenapa alasan seperti itu baru disampaikan sekarang? Cara bertarungnya saat menghadapi saya juga sama seperti di pertandingan pertandingan sebelumnya," kata Crawford dalam wawancara bersama ALL THE SMOKE FIGHT.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah terpikir untuk bertanding jika merasa persiapan terganggu oleh cedera atau masalah lain.
"Kalau saya tahu kondisi saya tidak seratus persen karena masalah di kamp latihan, saya tidak akan bertanding. Saya tidak bisa membayangkan masuk ke ring dalam keadaan belum siap," ujarnya.
Crawford juga menyoroti keputusan Spence yang sempat mengaktifkan klausul pertandingan ulang, tetapi kemudian tidak pernah benar benar mendorong duel tersebut terealisasi.
"Dia punya hak pertandingan ulang. Kalau memang merasa tidak tampil maksimal, seharusnya langsung katakan, 'Ayo kita lakukan lagi pertarungan itu.' Itulah yang membuat saya bertanya tanya," ucap Crawford.
Sejak mengalahkan Spence, Terence Crawford melanjutkan kariernya hingga meraih kemenangan bersejarah atas Saul "Canelo" Alvarez pada September tahun lalu untuk menjadi juara dunia di divisi kelima. Setelah kemenangan tersebut, petinju berusia 39 tahun itu memutuskan pensiun dengan rekor profesional sempurna.
Sementara itu, Errol Spence Jr akan memulai babak baru akhir pekan ini. Mantan pemegang gelar WBC, WBA, dan IBF kelas welter tersebut dijadwalkan menghadapi Tim Tszyu di Afterpay Arena, Sydney, Australia. Pertarungan itu menjadi laga pertamanya sejak kalah dari Crawford sekaligus debutnya di kelas menengah.
Artikel Tag: WBA, WBC, IBF, kelas welter, Terence Crawford, Errol Spence Jr, kelas menengah