Tersangka Kasus Pencurian Rumah Atlet Mengaku Bersalah di AS
Rumah bintang NFL Patrick Mahomes (kanan) dan Travis Kelce termasuk yang menjadi sasaran kelompok tersangka pencurian itu. (Foto: AP)
Seorang pria yang terlibat dalam rangkaian pencurian rumah atlet terkenal di Amerika Serikat pada 2024 mengaku bersalah di pengadilan federal Tennessee, Rabu (4/3) waktu setempat.
Perkembangan ini menjadi langkah besar pertama dalam kasus yang selama berbulan-bulan melibatkan sejumlah atlet profesional ternama.
Menurut dokumen pengadilan, Alexander Esteban Huaiquil Chavez mengaku bersalah atas dakwaan pengangkutan properti hasil curian lintas negara bagian. Dakwaan tersebut berkaitan dengan serangkaian pencurian yang menargetkan rumah para atlet terkenal di berbagai wilayah Amerika Serikat.
Kasus ini sempat menarik perhatian luas karena sejumlah atlet papan atas disebut menjadi korban, termasuk bintang Kansas City Chiefs Patrick Mahomes dan Travis Kelce, serta quarterback Cincinnati Bengals Joe Burrow.
Otoritas federal sebelumnya menyatakan Huaiquil Chavez merupakan anggota kelompok pencuri yang terdiri dari warga negara Chile. K
elompok tersebut diduga melakukan pembobolan rumah para atlet di berbagai kota di Amerika Serikat dengan tujuan mencuri uang tunai, perhiasan, dan senjata.
Salah satu kasus yang terkait dengan dakwaan di Tennessee terjadi pada Desember 2024, ketika sekitar satu juta dolar AS dalam bentuk perhiasan, jam tangan, dan tas mewah dicuri dari rumah seorang pemain Memphis Grizzlies.
Peristiwa itu terjadi saat tim tersebut menjamu Golden State Warriors pada 19 Desember.
Pemain yang menjadi korban kemudian dikonfirmasi sebagai guard Ja Morant.
Huaiquil Chavez dijadwalkan menjalani sidang vonis pada 11 Juni mendatang. Berdasarkan kesepakatan pengakuan bersalah, jaksa dan pihak pembela sepakat mengusulkan hukuman penjara selama dua tahun.
Namun, jika hakim menolak kesepakatan tersebut, kedua pihak masih memiliki opsi untuk menarik kembali kesepakatan itu.
Jaksa federal juga merekomendasikan agar terdakwa mendapatkan pengurangan hukuman maksimal karena telah menerima tanggung jawab atas perbuatannya, selama ia mematuhi seluruh syarat dalam perjanjian tersebut.
Syarat itu antara lain tidak melakukan tindak kriminal baru serta tidak memberikan pernyataan palsu atau kesaksian yang menyesatkan dalam proses hukum selanjutnya.
Huaiquil Chavez sebelumnya didakwa bersama tiga orang lainnya, yakni Sergio Andres Cabello, Bastian Alejandro Morales, dan Jordan Francisco Sanchez.
Keempatnya ditangkap di Ohio pada 10 Januari 2025 setelah dihentikan dalam pemeriksaan lalu lintas saat mengendarai mobil Chevrolet Trailblazer berpelat Florida.
Saat penangkapan, polisi menemukan identitas palsu serta berbagai alat yang diduga digunakan untuk melakukan pembobolan.
Penyelidik federal melacak aktivitas kelompok pencurian tersebut melalui data menara telepon seluler serta catatan penyewaan kendaraan.
Aparat juga menemukan foto-foto di akun iCloud yang menunjukkan anggota kelompok itu berpose dengan jam tangan hasil curian.
Tiga tersangka lainnya juga didakwa melakukan pencurian di rumah Burrow di Ohio pada 9 Desember 2024, saat pemain tersebut berada di Texas untuk pertandingan Monday Night Football melawan Dallas Cowboys.
Menurut dokumen penyelidikan, kelompok tersebut menggunakan metode yang cukup terorganisir untuk menjalankan aksinya.
Mereka memanfaatkan telepon seluler sementara, memantau jadwal pertandingan publik untuk mengetahui kapan atlet tidak berada di rumah, dan mendekati properti dari area gelap atau berhutan agar tidak terdeteksi.
Setelah itu, mereka biasanya memecahkan jendela atau menggunakan alat untuk membuka pintu sebelum memasuki rumah.
Biro Investigasi Federal Federal Bureau of Investigation sebelumnya telah memperingatkan organisasi olahraga profesional tentang meningkatnya risiko pencurian tersebut.
Sedikitnya sembilan atlet profesional dilaporkan menjadi korban dalam rangkaian kejahatan ini.
Akibatnya, liga-liga besar seperti National Football League, National Basketball Association, dan National Hockey League juga mengirimkan peringatan kepada para pemain mengenai ancaman keamanan serta langkah-langkah pencegahan yang disarankan.
Beberapa atlet lain yang juga pernah mengalami pencurian rumah pada 2024 antara lain bintang Los Angeles Lakers Luka Dončić, pemain Dallas Stars Tyler Seguin, serta guard Minnesota Timberwolves Mike Conley Jr., meskipun kasus mereka tidak tercantum dalam dokumen gugatan awal di Florida.