Kanal

Anthony Joshua Pasang Target Menang Meyakinkan atas Kristian Preng

Penulis: Hanif Rusli
12 Jul 2026, 09:11 WIB

Anthony Joshua (kiri) dan Kristian Prenga. (Foto: Fight TV)

Anthony Joshua menegaskan tekadnya untuk meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi petinju Albania, Kristian Prenga, dalam pertarungan yang akan berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, pada 25 Juli mendatang.

Mantan juara dunia kelas berat itu mengaku ingin menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu petinju paling berbahaya di divisinya.

Meski santer dikaitkan dengan duel akbar melawan sesama petinju Inggris, Tyson Fury, Joshua menegaskan seluruh fokusnya saat ini tertuju kepada Prenga.

Ia tidak ingin menganggap remeh lawannya karena menyadari hasil pertandingan tersebut akan sangat menentukan langkah kariernya berikutnya.

"Saya benar-benar ingin menyakitinya," kata Anthony Joshua dalam wawancara bersama DAZN.

Petinju berusia 36 tahun itu membawa rekor 29 kemenangan, empat kekalahan, dan 26 kemenangan melalui knockout. Sementara itu, Prenga memiliki catatan 20 kemenangan, satu kekalahan, dengan seluruh kemenangan diraih lewat KO.

Bagi Joshua, sekadar menang tidak cukup. Ia ingin meraih kemenangan bersih dan meyakinkan sebagai bukti bahwa dirinya masih mampu tampil dominan ketika berada dalam kondisi terbaik.

Terakhir kali Joshua mengalahkan petinju kelas berat papan atas dengan cara impresif terjadi pada 2023 ketika menghentikan Robert Helenius pada ronde ketujuh dan kemudian menaklukkan Otto Wallin dalam lima ronde.

Pada Desember tahun lalu, Joshua juga mengalahkan Jake Paul melalui knockout pada ronde keenam.

Namun, meski kemenangan itu diraih dengan pukulan keras yang mematahkan rahang lawannya, penampilannya dinilai belum sepenuhnya kembali ke performa terbaik.

Beberapa pekan setelah pertarungan tersebut, Joshua mengalami masa sulit setelah kehilangan dua sahabat dekatnya dalam kecelakaan mobil saat berlibur di Nigeria.

Selain menghadapi duka mendalam, ia juga harus menjalani pemulihan akibat cedera yang dialaminya dalam insiden tersebut.

Anthony Joshua mengakui akan memasuki ring dengan niat menyerang.

Namun, ia menegaskan keinginannya untuk menghentikan Prenga bukan karena persoalan pribadi, melainkan sebagai cara membangun kembali kepercayaan dirinya menjelang tantangan-tantangan besar berikutnya.

"Saya harus menghentikannya. Saya harus memiliki pola pikir yang benar, memahami apa yang harus dilakukan, dan percaya sepenuhnya kepada diri sendiri," ujarnya.

"Ketika saya mengatakan ingin menyakiti Prenga, itu sama sekali bukan karena dirinya. Itu tentang saya sendiri. Saya ingin membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya masih merupakan mesin penghancur yang sesungguhnya. Saya yakin memiliki kekuatan di kedua tangan dan ingin memukul dengan niat untuk mengakhiri pertarungan."

Anthony Joshua juga menegaskan dirinya belum memikirkan akhir karier meski sudah lebih dari satu dekade berkiprah sebagai petinju profesional. Menurutnya, ia masih memiliki ambisi besar untuk menghadapi nama-nama terbaik di kelas berat.

Salah satu target utamanya adalah Tyson Fury. Namun, Joshua menyadari semua rencana tersebut hanya akan terwujud apabila ia mampu melewati ujian melawan Prenga tanpa kesalahan.

"Itulah sebabnya saya harus terus bekerja seolah-olah sedang diburu. Saya tidak bisa hidup dari pencapaian masa lalu. Semua itu sudah berlalu. Saya ingin memulai lagi, saya ingin meraih semuanya, termasuk menghadapi Fury. Itulah pola pikir saya sekarang," kata Joshua.

Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru