Bellew Ungkap Alasan Carl Froch Bisa Menang atas Canelo Alvarez
Carl Froch dan Canelo Alvarez
Berita Tinju - Pertarungan antara Saul Canelo Alvarez dan Carl Froch tidak pernah terjadi di ring profesional. Namun, duel fantasi dua mantan juara dunia kelas menengah super tersebut tetap menarik untuk dibahas karena keduanya dikenal memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa.
Canelo mencapai puncak kariernya di kelas menengah super. Petinju asal Meksiko itu pernah menjadi juara tak terbantahkan di kelas 168 pon sebelum kehilangan seluruh status tersebut setelah dikalahkan Terence Crawford pada September tahun lalu.
Sebelum mendominasi kelas menengah super, Canelo juga menjalani periode penting di kelas menengah. Pada masa tersebut, ia dua kali berhadapan dengan Gennady Golovkin dalam pertarungan yang kemudian dikenal sebagai salah satu rivalitas terbaik era modern.
Pertemuan pertama berakhir imbang pada 2017, meski banyak pengamat menilai Golovkin seharusnya meraih kemenangan. Setahun kemudian, Canelo membalas dengan kemenangan angka mayoritas.
Salah satu aspek paling mengesankan dari kedua pertarungan tersebut adalah kemampuan Canelo menahan tekanan Golovkin. Selama 24 ronde, ia mampu bertahan dari serangan petinju Kazakhstan yang dikenal memiliki kekuatan pukulan luar biasa.
Froch juga memiliki reputasi serupa. Mantan juara dunia asal Inggris itu dikenal sebagai petinju dengan daya tahan tinggi dan kemampuan bertarung dalam tekanan. Salah satu contoh terbaiknya terjadi ketika Froch bangkit pada ronde ke-12 untuk menghentikan Jermain Taylor pada 2009.
Meski demikian, Bellew menilai faktor ukuran tubuh akan menjadi pembeda jika keduanya benar benar bertemu. Dalam wawancara dengan Fight Your Corner, ia menjagokan Froch untuk memenangkan pertarungan.
"Canelo memang petinju yang sangat bagus, tetapi dia relatif kecil. Itu satu satunya persoalan. Carl jauh lebih besar dan dulu benar benar seperti petarung yang sulit dihentikan," ujar Bellew.
Bellew juga meyakini Froch akan terus menekan Canelo sepanjang pertarungan.
"Saya yakin Froch akan terus maju dan menekannya. Saya tidak yakin bagaimana Canelo akan menghadapi tekanan seperti itu. Canelo punya salah satu dagu terkuat yang pernah saya lihat. Saya pernah melihatnya sedikit terguncang, tetapi belum pernah melihat kakinya benar benar kehilangan keseimbangan," katanya.
Menurut Bellew, keunggulan fisik dan volume serangan Froch pada akhirnya bisa membuat Canelo kesulitan mencetak poin.
"Saya pikir Froch mungkin terlalu besar dan bisa mengunggulinya dalam aktivitas. Saya memilih Froch menang angka, meski pertarungan seperti itu pasti luar biasa," ujar Bellew.
Carl Froch sendiri telah pensiun sejak 2014 dan mengakhiri karier dengan rekor 33 kemenangan dari 35 pertandingan. Sementara itu, Canelo masih aktif dan terus menjadi salah satu nama terbesar dalam tinju dunia.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, Tony Bellew, Carl Froch, kelas menengah, Kelas Menengah Super