Canelo Alvarez Yakin Bisa Balas Kekalahan dari Terence Crawford
Canelo Alvarez vs Terence Crawford
Berita Tinju - Saul Canelo Alvarez masih menyimpan ambisi besar untuk kembali bertemu Terence Crawford di atas ring. Meski kalah dalam pertemuan pertama, mantan juara dunia empat divisi itu yakin hasilnya akan berbeda apabila kedua petinju kembali dipertemukan.
Pada pertarungan tahun lalu, Crawford menciptakan sejarah setelah naik tiga kelas dari divisi welter dan mengalahkan Canelo melalui kemenangan angka. Penampilan impresif tersebut membuat Crawford menjadi petinju pertama di era pasca Perang Dunia II yang berhasil menyandang status juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas berbeda.
Kekalahan itu sekaligus mengakhiri dominasi Canelo di kelas menengah super. Namun, petinju berusia 36 tahun tersebut tidak menganggap hasil itu sebagai akhir dari persaingan mereka.
Dalam wawancara bersama CBS, Canelo menjelaskan bahwa salah satu kekuatan terbesar dalam kariernya adalah kemampuan memperbaiki kesalahan ketika mendapat kesempatan menjalani laga ulang.
"Sebagai petinju, tentu kami selalu menginginkan kesempatan untuk membalas kekalahan," ujar Canelo.
"Saya selalu yakin dengan kemampuan saya sendiri. Kalau melihat perjalanan karier saya, hampir setiap rematch selalu berjalan lebih baik karena saya tahu apa yang salah dan apa yang harus diperbaiki."
Menurut Canelo, pengalaman menghadapi lawan untuk kedua kalinya memberinya keuntungan karena sudah memahami pola bertarung lawan sekaligus mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan selama masa persiapan.
Ia mencontohkan keberhasilannya dalam sejumlah laga ulang, termasuk saat menghadapi Miguel Vazquez dan dua pertarungan melawan Gennadiy Golovkin. Dalam trilogi melawan Golovkin, Canelo berhasil mempertahankan dominasinya setelah dua duel pertama berlangsung sangat ketat.
"Kalau kesempatan itu datang, tentu akan luar biasa. Saya sangat ingin menjalani rematch melawan Crawford," katanya.
Meski berharap pertarungan kedua dapat terwujud, Canelo mengakui ada satu hal yang kini disesalinya. Ia merasa seharusnya memasukkan klausul pertandingan ulang ke dalam kontrak duel pertama sehingga peluang rematch tidak sepenuhnya bergantung pada keputusan lawannya.
Di sisi lain, peluang tersebut masih belum pasti. Crawford telah mengumumkan pensiun dari dunia tinju, meski berbagai laporan menyebut masih ada tawaran bernilai besar yang disiapkan apabila ia bersedia kembali naik ring.
Sementara itu, Canelo Alvarez memilih tetap fokus melanjutkan kariernya. Ia dijadwalkan kembali bertarung pada akhir Oktober melawan Christian Mbilli dalam perebutan gelar juara dunia WBC kelas menengah super. Namun, apabila Crawford memutuskan kembali dari pensiun, duel ulang keduanya dipastikan menjadi salah satu pertarungan paling dinantikan di dunia tinju.
Artikel Tag: WBC, saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, kelas welter, Terence Crawford, Kelas Menengah Super, Gennadiy Golovkin, Christian Mbilli