Crawford Beberkan Alasan Errol Spence Jr Memilih Gantung Sarung Tinju
Errol Spence Jr
Berita Tinju - Terence Crawford memberikan pandangannya mengenai keputusan Errol Spence Jr mengakhiri karier sebagai petinju profesional setelah kalah dari Tim Tszyu di Sydney, Australia.
Usai pertandingan, Spence mengumumkan bahwa dirinya tidak akan kembali naik ring. Mantan juara dunia kelas welter itu memilih pensiun pada usia 36 tahun dengan rekor 28 kemenangan, termasuk 22 kemenangan knockout, dan dua kekalahan sepanjang karier profesionalnya.
Keputusan tersebut mendapat dukungan dari Crawford, sosok yang memberikan kekalahan pertama kepada Spence saat keduanya bertemu dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas welter pada 2023.
Berbicara kepada Fight Hub TV setelah menyaksikan langsung pertarungan Spence melawan Tszyu, Crawford menilai mantan rivalnya memang sudah saatnya mengakhiri karier.
"Ya, saya rasa itu keputusan yang tepat," kata Crawford.
Menurut juara dunia lima divisi tersebut, Spence telah menjalani terlalu banyak pertarungan keras selama berkarier. Ia menjelaskan bahwa gaya bertarung Spence yang selalu maju menekan lawan membuat tubuhnya menerima banyak kerusakan dari waktu ke waktu.
"Dia sudah melewati banyak pertarungan berat. Gaya bertarungnya selalu maju ke depan, menerima pukulan, membalas pukulan, lalu berusaha mematahkan mental lawan. Gaya seperti itu ada batasnya," ujar Crawford.
Crawford juga melihat adanya penurunan yang cukup jelas pada penampilan Errol Spence Jr saat menghadapi Tszyu. Meski sempat tampil kompetitif pada beberapa ronde awal, mantan juara dunia itu dinilai tidak lagi memiliki keseimbangan dan respons secepat saat berada di masa keemasannya.
"Dia terlihat kehilangan keseimbangan. Malam itu dia memang sudah tidak memiliki kemampuan yang biasanya," ucap Crawford.
Komentar tersebut sejalan dengan jalannya pertandingan. Spence mampu memberikan perlawanan pada awal laga melalui kombinasi pukulan ke tubuh Tszyu. Namun memasuki pertengahan hingga akhir pertarungan, tekanan dan tempo yang dibangun Tszyu membuat Spence semakin kesulitan mengimbangi permainan hingga akhirnya kalah melalui keputusan mutlak juri.
Spence sendiri mengaku tidak menyesali keputusannya untuk pensiun. Ia merasa telah mencapai semua target dalam kariernya dan bersyukur bisa meninggalkan dunia tinju dalam kondisi kesehatan yang masih baik.
Selama berkarier, Spence dikenal sebagai salah satu petinju terbaik di divisi welter. Ia pernah menyatukan gelar WBC, WBA, dan IBF, serta mencatat kemenangan atas sejumlah nama besar seperti Kell Brook, Shawn Porter, Danny Garcia, Mikey Garcia, dan Yordenis Ugas.
Bagi Crawford, keputusan Errol Spence Jr untuk berhenti bertarung bukanlah tanda menyerah, melainkan pilihan bijak setelah menjalani karier panjang dengan gaya bertarung yang menuntut kondisi fisik secara maksimal.
Artikel Tag: kelas welter, Terence Crawford, Errol Spence Jr, kelas menengah, Tim Tszyu