Duel Devin Haney vs Romero Kian Dekat, Bradley Ramal KO Bisa Terjadi
Devin Haney
Berita Tinju: Pertarungan besar di kelas welterweight antara Devin Haney dan Rolando Romero disebut-sebut semakin dekat untuk terwujud. Duel ini diperkirakan menjadi laga unifikasi yang akan menentukan siapa petinju terbaik di divisi tersebut.
Haney sebelumnya membangun reputasi besar saat masih bertarung di kelas lightweight. Ia berhasil menjadi juara dunia tak terbantahkan setelah mengalahkan George Kambosos Jr., sebelum kembali mempertahankan gelarnya dalam laga ulang melawan petinju asal Australia itu.
Setelah itu, Haney juga sukses menundukkan legenda Ukraina Vasyl Lomachenko, kemenangan yang semakin mengangkat posisinya dalam daftar petinju pound-for-pound terbaik.
Petinju berjuluk “The Dream” kemudian naik ke kelas super lightweight dan langsung merebut sabuk juara WBC dengan mengalahkan Regis Prograis pada debutnya di kelas 140 pound.
Langkah agresif Haney berlanjut ketika ia naik lagi ke kelas welterweight. Pada pertarungan pertamanya di divisi tersebut, ia berhasil merebut gelar WBO setelah mengalahkan Brian Norman Jr..
Kini Haney dikaitkan dengan pertarungan unifikasi melawan Romero yang saat ini memegang sabuk WBA di kelas welterweight.
Mantan juara dunia dua divisi sekaligus analis tinju, Tim Bradley Jr., menilai Haney memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan KO jika duel tersebut benar-benar terjadi.
Menurut Bradley, Haney telah menunjukkan kekuatan pukulan yang cukup untuk menjatuhkan lawan-lawan tangguhnya dalam beberapa pertarungan terakhir.
Ia menyoroti bagaimana Haney mampu menjatuhkan Norman dan Prograis, yang menurutnya menjadi bukti bahwa Romero juga bisa mengalami hal serupa jika terkena pukulan yang tepat.
Bradley juga menilai Romero masih memiliki beberapa kelemahan, terutama ketika mendapat tekanan dari lawan. Minimnya pengalaman amatir dinilai membuat gaya bertarung Romero terkadang terlihat kurang stabil saat dipaksa bertarung dalam tempo tinggi.
Karena itu, Bradley melihat peluang Haney untuk menghentikan Romero di ronde-ronde akhir jika ia mampu mengendalikan jalannya pertarungan sejak awal.
Pertarungan unifikasi antara Devin Haney dan Rolando Romero sendiri disebut-sebut berpotensi digelar pada 30 Mei mendatang, dengan kedua petinju sama-sama berambisi menegaskan diri sebagai penguasa baru di divisi welterweight.
Artikel Tag: Tim Bradley, Tinju kelas welter, Devin Haney, Rolando Romero