Duel vs Canelo Dipastikan Batal, David Benavidez Tetap Hormati Sang Senior
Canelo Alvarez dan David Benavidez
Berita Tinju - Juara dunia tiga divisi David Benavidez secara terbuka mengonfirmasi bahwa potensi laga impiannya melawan Saul Canelo Alvarez telah resmi batal. Meski demikian, 'The Mexican Monster' tetap menaruh rasa hormat yang mendalam dan mengakui Canelo sebagai salah satu petinju terhebat dalam sejarah Meksiko.
Benavidez sebenarnya telah mengamankan posisi sebagai penantang wajib WBC di kelas menengah super sejak mengalahkan Caleb Plant pada 2023 dan mempertahankan gelar interim usai menghentikan Demetrius Andrade. Namun, kesepakatan untuk bertarung melawan Canelo tak pernah terwujud.
Menyadari tipisnya peluang tersebut, petinju berusia 29 tahun itu akhirnya memilih naik kelas. Ia sukses menyabet gelar juara dunia kelas berat ringan WBC sebelum akhirnya merebut sabuk kelas penjelajah (cruiserweight) usai menghentikan Gilberto Ramirez pada Mei lalu.
Berbicara dalam Last Stand Podcast, David Benavidez menegaskan tidak ada lagi peluang baginya untuk berduel dengan Canelo yang kini berusia 36 tahun. Kendati demikian, ia tidak ragu memuji pencapaian seniornya tersebut.
"Pada akhirnya, dia adalah petinju hebat dan seorang legenda. Saya ingin menjadi legenda seperti dirinya dan mengikuti jejak kariernya. Suatu hari nanti, saya berharap bisa menjadi salah satu legenda besar Meksiko seperti dia," ungkap Benavidez.
Canelo sendiri luas diakui sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa asal Meksiko menyamai nama-nama besar seperti Julio Cesar Chavez dan Salvador Sanchez. Sepanjang kariernya, Canelo sukses memenangkan gelar juara dunia di empat divisi berbeda serta sempat mendominasi kelas menengah super sebagai juara sejati (undisputed) sebelum takluk dari Terence Crawford pada September lalu.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, David Benavidez, kelas penjelajah, kelas berat ringan, Kelas Menengah Super