Takut Jai Opetaia Kena KO Deontay Wilder, Benavidez Minta Laga Dibatalkan
Jai Opetaia
Berita Tinju - Juara dunia kelas penjelajah, David Benavidez, menyuarakan kekhawatirannya terkait rumor pertarungan antara Jai Opetaia melawan raksasa kelas berat Deontay Wilder. Benavidez cemas pukulan mematikan Wilder bisa menghancurkan rencana duel akbar mereka yang dijadwalkan bergulir pada akhir pekan Cinco de Mayo, Mei 2027 mendatang.
Opetaia gencar dikabarkan bakal melakoni debut di kelas berat dengan meladeni Wilder di Stadion Principality, Cardiff, sebagai partai tambahan (undercard) dalam duel megabintang Tyson Fury versus Anthony Joshua pada 11 Desember.
Rencana tersebut memicu kekhawatiran besar bagi Benavidez. Pasalnya, usai Opetaia menghentikan Noel Mikaelian bulan lalu, keduanya telah sepakat secara verbal untuk saling berhadapan di batas bobot 200 pon pada Mei tahun depan demi mempertahankan sabuk juara dunia miliknya.
Berbicara dalam acara Last Stand Podcast, Benavidez menilai keputusan Opetaia menantang Wilder sangat berisiko, mengingat 'Bronze Bomber' masih memiliki pukulan kanan yang sangat berbahaya meski sudah berusia 40 tahun.
"Saya tidak ingin Jai bertarung melawan Wilder. Wilder memiliki pukulan kanan yang sangat cepat. Dia mungkin hanya mengandalkan satu pukulan itu, tapi serangannya sangat cepat. Opetaia membuat saya terkejut di laga terakhirnya karena ia sempat goyah empat kali saat melawan Mikaelian yang relatif lambat. Jika Anda memberi kesempatan pada Wilder, dia akan menemukan celah untuk melepaskan pukulan meriamnya," ujar Benavidez.
Di saat kepastian duel melawan Jai Opetaia masih menggantung, Benavidez fokus mempersiapkan diri untuk melakoni laga unifikasi tiga sabuk melawan juara WBC Michal Cieslak pada Desember mendatang.
Artikel Tag: Deontay Wilder, David Benavidez, kelas penjelajah, Heavyweight, Jai Opetaia