Hasim Rahman Prediksi Deontay Wilder vs Derek Chisora Berakhir KO
Derek Chisora vs Deontay Wilder
Berita Tinju: Mantan juara dunia kelas berat, Hasim Rahman, memberikan pandangannya jelang duel veteran antara Derek Chisora dan Deontay Wilder yang dijadwalkan berlangsung 4 April di The O2 Arena, London.
Pertarungan ini akan menjadi laga ke 50 bagi kedua petinju, sebuah tonggak langka di kelas berat. Chisora, 43 tahun, sebelumnya sempat didesak pensiun usai kalah dalam duel ulang melawan Tyson Fury pada Desember 2022. Namun ia justru bangkit dengan meraih tiga kemenangan beruntun dan memastikan laga kontra Wilder menjadi penutup kariernya.
Wilder, 40 tahun, juga berada di fase akhir perjalanan profesionalnya. Mantan juara WBC itu dikenal dengan kekuatan pukulan tangan kanan yang mematikan, meski dalam beberapa tahun terakhir kariernya naik turun, termasuk trilogi keras melawan Fury.
Sebagian pengamat mempertanyakan kelayakan duel ini mengingat usia keduanya yang tak lagi muda. Namun Rahman melihatnya dari sudut berbeda.
“Cara saya memandangnya begini, kalau salah satu menghadapi petinju yang jauh lebih muda mungkin ada masalah. Tapi di sini keduanya seumuran, levelnya setara, jadi menurut saya itu adil,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada keuntungan signifikan bagi salah satu pihak karena keduanya berada dalam situasi yang sama. “Mereka ada di perahu yang sama. Tidak ada keunggulan khusus dari sisi usia,” tambahnya.
Soal hasil akhir, Rahman yang pernah mengejutkan dunia dengan mengalahkan Lennox Lewis pada 2001 itu memprediksi laga tidak akan sampai keputusan angka.
“Menurut saya, jika Deontay masih memiliki sisa kemampuan terbaiknya, dia harusnya menang KO. Tapi kalau dia sudah habis setelah perang panjang dengan Fury, saya bisa melihat Derek memberi tekanan terus menerus dan mungkin menghentikannya di ronde ronde akhir,” ucap Rahman.
Rekam jejak Deontay Wilder yang mencatat lebih dari 40 kemenangan KO membuat ancaman tersebut nyata. Namun gaya agresif Derek Chisora yang gemar menekan sejak awal juga berpotensi menciptakan duel terbuka.
Dengan reputasi keduanya sebagai pemukul keras, banyak pihak sepakat bahwa kemungkinan besar juri tidak akan dibutuhkan. Laga ini bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga tentang bagaimana dua petinju senior menutup karier panjang mereka dengan cara yang layak dikenang.
Artikel Tag: Deontay Wilder, Derek Chisora