Isaac Cruz Tampil Ganas, Nestor Bravo Tumbang di Ronde Keenam
Nestor Bravo vs Isaac Cruz
Berita Tinju - Isaac Cruz tampil dominan sejak awal pertarungan ketika menghadapi Nestor Bravo pada Sabtu (19/9) malam waktu setempat. Petinju asal Meksiko itu terus menekan lawannya hingga akhirnya mengakhiri pertarungan dengan pukulan hook kiri keras yang mendarat telak di rahang Bravo pada ronde keenam.
Bravo mencoba bertahan dari tekanan Cruz sepanjang pertarungan. Namun, strategi bertahan dengan banyak memegang, mendorong, dan melakukan pukulan rendah justru membuat petinju Puerto Riko tersebut beberapa kali mendapat peringatan dari wasit Thomas Taylor.
Cruz sudah memberikan peringatan serius pada ronde pertama. Hook kiri yang mengarah ke telinga membuat Bravo kehilangan keseimbangan dan terhuyung ke arah tali. Ketika mencoba bangkit dari posisi tersebut, Bravo terjatuh ke depan sehingga Taylor memutuskan memberikan hitungan knockdown.
Tekanan Cruz semakin sulit dihentikan pada ronde kedua. Bravo berulang kali memeluk Cruz ketika pukulan keras mulai masuk. Taylor akhirnya mengurangi satu poin dari Bravo karena terlalu sering melakukan holding.
Pada ronde ketiga, Bravo dua kali mengenai Isaac Cruz dengan pukulan rendah. Meski wasit tidak memberikan pengurangan poin, Cruz langsung membalas dengan pukulan kanan keras ke arah kepala.
Bravo kembali kehilangan satu poin pada ronde keempat setelah mendorong Cruz hingga terjatuh. Cruz kemudian membalas dengan hook kiri keras ke rahang yang membuat penonton di Pechanga Arena semakin bersemangat.
Puncaknya terjadi pada ronde keenam. Cruz menemukan celah dan melepaskan hook kiri yang menghantam rahang Bravo dengan telak. Bravo langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertarungan, memastikan kemenangan KO bagi Cruz.
Hasil tersebut memperbaiki rekor Cruz menjadi 29 kemenangan, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang, dengan 19 kemenangan melalui KO. Sementara itu, Bravo kini memiliki rekor 24 kemenangan dan dua kekalahan.
Setelah kemenangan tersebut, Cruz langsung mengarahkan perhatiannya kepada Ryan Garcia. Juara interim kelas welter super WBC itu terbuka untuk naik ke kelas welter demi menghadapi Garcia, yang juga sedang mencari lawan sebelum rencana pertarungan melawan Teofimo Lopez pada Cinco de Mayo 2027.
Isaac Cruz sendiri berada dalam posisi penting di kelas 63,5 kilogram karena dijadwalkan menjadi penantang berikutnya bagi pemenang duel Dalton Smith melawan Alberto Puello untuk gelar penuh WBC. Namun, duel dengan Garcia bisa menjadi pertarungan besar berikutnya jika kedua kubu berhasil mencapai kesepakatan.
Artikel Tag: kelas welter, Kelas Welter Super, Ryan Garcia, Isaac Cruz