Larry Holmes: Mike Tyson Tak Akan Mampu Lewati Generasi Muhammad Ali!
MIke Tyson
Berita Tinju - Legenda tinju kelas berat, Larry Holmes, mengeluarkan penilaian menarik saat membandingkan Mike Tyson dengan para petinju hebat pada masanya. Menurut mantan juara dunia tersebut, Tyson tidak akan mampu mendominasi jika harus bersaing pada era yang dihuni Muhammad Ali, Joe Frazier, Ken Norton, hingga dirinya sendiri.
Holmes merupakan salah satu petinju paling sukses di divisi kelas berat. Ia menguasai gelar juara dunia sejak 1978 hingga 1985 dengan mencatatkan rentetan kemenangan impresif sebelum akhirnya takluk secara kontroversial dari Michael Spinks.
Saat menghadapi Spinks, Holmes sebenarnya lebih difavoritkan meski telah berusia 35 tahun. Namun, ia kalah melalui keputusan angka, kemudian kembali menelan kekalahan dalam duel ulang yang juga memicu perdebatan. Setelah itu, Spinks mempertahankan gelarnya hingga akhirnya dihentikan Mike Tyson pada ronde pertama pada 1988.
Beberapa bulan sebelum Tyson menjadi juara tak terbantahkan, Holmes sempat mencoba merebut sabuk milik petinju berjuluk Iron Mike tersebut. Namun, Tyson tampil dominan dan menghentikan Holmes pada ronde keempat, sekaligus melanjutkan laju luar biasanya di divisi kelas berat.
Meski pernah merasakan langsung kekuatan Tyson di atas ring, Holmes tetap berpendapat bahwa mantan juara dunia termuda kelas berat itu tidak akan sesukses jika lahir pada generasi sebelumnya.
"Dalam era kami, semua orang di ruangan ini, termasuk Ali, Frazier, Norton, bahkan saya sendiri, bisa mengalahkan Mike Tyson. Anda mungkin tidak akan pernah mendengar namanya jika dia bertarung pada masa kami," ujar Holmes dalam wawancara bersama Bryant Gumbel pada 1989.
Pernyataan tersebut kembali menjadi perbincangan di kalangan penggemar tinju karena menyentuh perdebatan klasik mengenai perbandingan lintas generasi. Tyson memang dikenal sebagai salah satu petinju paling eksplosif dalam sejarah, terutama setelah menjadi juara dunia kelas berat termuda pada usia 20 tahun. Ia juga mencatat kemenangan beruntun atas sejumlah nama besar sebelum akhirnya kehilangan gelarnya dari Buster Douglas pada 1990.
Di sisi lain, Holmes merupakan salah satu petinju dengan jab terbaik sepanjang sejarah dan menutup karier profesionalnya dengan rekor 69 kemenangan dari 75 pertarungan. Setelah sempat pensiun usai menghadapi Tyson, ia kembali naik ring dan terus bertanding hingga 2002.
Hingga kini, nama Larry Holmes, Mike Tyson, Muhammad Ali, Joe Frazier, dan Ken Norton tetap masuk dalam daftar petinju kelas berat terbaik sepanjang masa. Perdebatan mengenai siapa yang paling hebat pun masih terus menjadi topik hangat di kalangan pecinta tinju.
Artikel Tag: Mike Tyson, Muhammad Ali, Larry Holmes, Joe Frazier, Heavyweight