Kanal

Shakur Stevenson Buka-bukaan soal Lawan Terberat Sepanjang Kariernya

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Feb 2026, 18:05 WIB

Shakur Stevenson dan William Zepeda

Berita Tinju: Shakur Stevenson semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik dunia saat ini setelah mengungkap tipe lawan yang dianggap paling berpotensi menyulitkannya di atas ring. Petinju asal Amerika Serikat berusia 28 tahun itu baru saja mencatat kemenangan besar dengan mengalahkan Teofimo Lopez dan merebut gelar WBO kelas super ringan.

Kemenangan tersebut diraih dengan sangat meyakinkan. Stevenson hanya kehilangan satu ronde sebelum menutup pertarungan dengan kemenangan angka mutlak. Hasil itu membuatnya resmi menjadi juara dunia di empat divisi berbeda sekaligus mengukuhkan namanya di jajaran elite pound for pound dunia bersama Oleksandr Usyk dan Naoya Inoue.

Dominasi Stevenson sepanjang karier profesionalnya membuat banyak pengamat bertanya apakah masih ada petinju yang mampu benar-benar mengimbangi gaya bertarungnya. Dari 25 pertarungan profesional yang telah dijalani, sebagian besar ia menangkan dengan relatif nyaman berkat pertahanan solid, kecerdasan membaca arah serangan lawan, serta jab yang konsisten dan presisi.

Sebelum menghadapi Lopez, satu nama yang sempat disebut sebagai ancaman serius bagi Stevenson adalah William Zepeda. Petinju asal Meksiko tersebut dikenal memiliki gaya bertarung agresif dengan volume pukulan tinggi dan stamina kuat, faktor yang secara teori bisa menjadi ujian berat bagi petinju bertipe teknis seperti Stevenson.

Namun saat keduanya bertemu di kelas ringan pada Juli tahun lalu, Stevenson mampu mengendalikan jalannya pertarungan selama 12 ronde penuh. Ia sukses meredam tekanan Zepeda dan mempertahankan gelar WBC melalui kemenangan angka yang cukup lebar.

Dalam wawancara bersama Cigar Talk, Stevenson menyebut bahwa Zepeda merupakan contoh gaya bertarung yang paling mendekati mampu memberikan perlawanan berarti.

“Tidak akan ada pertarungan yang benar-benar ketat. Paling jauh, Zepeda adalah contoh terbaik yang bisa memberi tekanan,” ujar Stevenson.

Ia menegaskan bahwa gaya bertarung sangat menentukan hasil pertandingan. “Gaya yang paling bisa memberi saya perlawanan adalah petinju yang terus melepaskan pukulan tanpa henti dan tidak berhenti menekan sepanjang ronde,” lanjutnya.

Menurut Shakur Stevenson, selama belum muncul petinju dengan intensitas dan volume pukulan ekstrem seperti itu, peluang dirinya untuk dikalahkan di level profesional sangat kecil. Keyakinan tersebut semakin mempertegas kepercayaan diri sang juara, yang kini dipandang sebagai salah satu petinju paling komplet dan sulit disentuh di era modern.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, William Zepeda

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru