Kanal

Shakur Stevenson Tanggapi Klaim Teofimo Lopez Akan Membuatnya Menyerah

Penulis: Hanif Rusli
31 Jan 2026, 20:32 WIB

Shakur Stevenson (kanan) dan Teofimo Lopez Jr. (Foto: Fight TV)

Shakur Stevenson menanggapi dengan sinis pernyataan Teofimo Lopez Jr yang mengklaim akan membuatnya menyerah saat kedua petinju bertemu di Madison Square Garden, Sabtu (31/1) malam.

Juara dunia WBC kelas ringan yang belum terkalahkan itu menyebut klaim Lopez tidak masuk akal dan lebih mencerminkan kegugupan jelang laga besar.

Stevenson menilai ucapan Lopez sebagai bentuk delusi, seolah lawannya mencoba meyakinkan dirinya sendiri tentang sesuatu yang tidak realistis.

Dari interaksi mereka sepanjang pekan pertarungan, Stevenson merasa tekanan momen besar mulai memengaruhi kondisi mental Lopez.

Ia bahkan mempertanyakan dasar keyakinan tersebut, mengingat rekam jejak Lopez yang tak pernah membuat lawan-lawannya menyerah di level elite.

Menurut Shakur Stevenson, Teofimo Lopez Jr gagal menghentikan Steve Claggett, George Kambosos Jr., hingga Vasiliy Lomachenko.

Karena itu, ia heran apa yang membuat Lopez percaya bisa memaksanya menyerah.

Stevenson menegaskan bahwa klaim tersebut tidak selaras dengan fakta di ring dan hanya sekadar omong kosong pra-pertarungan.

Shakur Stevenson (24-0, 11 KO), yang kini berada di peringkat tujuh pound-for-pound versi The Ring, belum terkalahkan sejak kekalahan split decision dari Robeisy Ramirez di final Olimpiade Rio 2016.

Pertarungan ini akan menjadi debut Stevenson di kelas junior welterweight, sekaligus tantangan baru melawan Lopez (22-1, 13 KO), mantan juara dunia terpadu kelas ringan yang telah enam kali menang sejak naik kelas 3,5 tahun lalu.

Teofimo Lopez Jr sendiri memiliki sejarah naik-turun di Madison Square Garden. Ia pernah kalah mengejutkan dari Kambosos pada 2021, hasil yang mendorongnya naik lima pon dari kelas ringan.

Meski tampil dominan saat mengalahkan Claggett pada 2024, Lopez tetap gagal menghentikan lawannya, dan lima pertarungan terakhirnya semuanya berakhir hingga ronde ke-12.

Di sisi lain, Stevenson juga bukan petinju yang selalu mengandalkan KO, dengan hanya dua dari tujuh laga terakhirnya berakhir sebelum batas waktu.

Fakta ini membuat banyak pihak memprediksi duel dua juara berusia 28 tahun ini akan berlangsung penuh selama 12 ronde.

Dari sudut pandang taruhan, Stevenson masuk ring sebagai favorit besar dengan odds lebih dari 3 banding 1.

Meski Lopez pernah mematahkan prediksi saat mengalahkan Lomachenko pada 2020, Stevenson tampak yakin bahwa kali ini, klaim “membuat menyerah” hanyalah ilusi tanpa dasar.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, madison square garden

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru