Kanal

Terence Crawford Dinilai Masih Terlalu Tangguh untuk Jaron Ennis

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Agu 2026, 19:33 WIB

Terence Crawford dan Jaron Ennis

Berita Tinju - Nama Terence Crawford masih menjadi bagian dari perbincangan di kelas welter super meski petinju asal Omaha tersebut telah memutuskan mengakhiri karier profesionalnya. Salah satu duel yang kembali ramai dibahas adalah kemungkinan pertemuan Crawford dengan Jaron Ennis.

Keduanya sebenarnya sudah lama dikaitkan. Ennis sempat diproyeksikan sebagai salah satu lawan Crawford ketika keduanya masih berkompetisi di kelas welter. Namun, Crawford kemudian memilih naik kelas dan akhirnya menantang Saul Canelo Alvarez di kelas menengah super.

Crawford menutup perjalanan kariernya dengan kemenangan atas Canelo, sementara Ennis justru terus berkembang. Ia merebut gelar IBF kelas welter setelah Crawford mengosongkan sabuk tersebut, kemudian menyatukan gelar dengan mengalahkan Eimantas Stanionis.

Ennis lalu naik ke kelas welter super dan langsung menunjukkan kekuatannya. Setelah meraih kemenangan knockout pada debutnya di kelas 154 pon, petinju berjuluk Boots itu menghentikan Xander Zayas untuk merebut sabuk WBA dan WBO.

Perkembangan pesat Ennis membuat sebagian penggemar mulai berandai andai mengenai hasil pertarungan melawan Crawford. Namun, Tim Bradley tidak melihat Ennis sebagai ancaman bagi mantan juara dunia empat divisi tersebut.

Menurut Bradley, pengalaman Crawford masih menjadi pembeda utama. Ia bahkan menilai Crawford dapat mengalahkan Ennis dengan cukup meyakinkan jika keduanya benar benar bertemu.

"Terence sudah pensiun. Hanya karena kalian melihatnya masih berlatih dan menjaga kondisi bukan berarti dia akan kembali hanya karena Boots banyak bicara," ujar Bradley melalui kanal YouTube miliknya.

Bradley menilai Crawford memahami bahwa Ennis masih membutuhkan waktu untuk mencapai kematangan sebagai petinju elite.

"Boots masih punya banyak hal yang harus dikembangkan, dan Crawford bisa melihat itu. Kalau mereka masuk ring, menurut saya Crawford akan menghajarnya habis habisan," katanya.

Meski demikian, Bradley tetap memberikan penghargaan kepada Ennis. Ia menyebut petinju Philadelphia tersebut sebagai salah satu bintang generasi berikutnya yang memiliki potensi besar untuk menjadi penguasa kelas welter super.

" Saya suka Boots. Dia adalah petinju berikutnya yang akan menjadi bintang. Tetapi kalau mereka bertarung, saya harus mengatakan apa yang saya lihat. Crawford akan mengalahkan Boots," ujar Bradley.

Peluang duel tersebut sendiri masih sangat kecil. Terence Crawford yang kini berusia 38 tahun telah menyatakan keputusannya untuk pensiun dan sebelumnya juga tidak tergoda kembali meski mendapat tawaran besar untuk menjalani pertandingan ulang melawan Canelo.

Sementara itu, Jaron Ennis memiliki masa depan panjang di kelas welter super. Dengan dua sabuk dunia yang sudah berada dalam genggamannya, fokus Boots kini kemungkinan besar adalah menyatukan seluruh gelar sebelum memburu tantangan yang lebih besar.

Artikel Tag: Tim Bradley, kelas welter, Terence Crawford, Kelas Welter Super, Jaron Ennis

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru