UFC Freedom 250 Siap Digelar usai Seluruh Petarung Lolos Timbangan
Alex Pereira, mantan juara dunia kelas menengah dan kelas berat ringan, mencatat berat 251 pon atau sekitar 113,9 kilogram untuk duel UFC Freedom 250. (Foto: AP)
Alex Pereira resmi menjalani timbang badan untuk debutnya di kelas berat menjelang UFC Freedom 250 yang akan digelar di kompleks Gedung Putih, Washington, Minggu (14/6) waktu setempat.
Mantan juara dunia kelas menengah dan kelas berat ringan itu mencatat berat 251 pon atau sekitar 113,9 kilogram.
Petarung asal Brasil tersebut akan menghadapi Ciryl Gane dalam perebutan gelar juara interim kelas berat UFC. Gane juga berhasil memenuhi batas timbang dengan berat 248 pon atau sekitar 112,5 kilogram.
Pertarungan ini menjadi kesempatan bagi Pereira untuk mengukir sejarah sebagai petarung pertama UFC yang mampu merebut gelar juara di tiga kelas berbeda.
Pemenang duel tersebut diproyeksikan akan menghadapi juara dunia kelas berat, Tom Aspinall, dalam perebutan gelar juara tak terbantahkan.
Kenaikan berat badan Pereira menjadi sorotan mengingat perjalanan kariernya yang dimulai di kelas yang jauh lebih ringan.
Pada November 2022, ia merebut gelar juara kelas menengah setelah mengalahkan Israel Adesanya melalui kemenangan technical knockout (TKO) pada ronde kelima di UFC 281 dengan batas berat 185 pon.
Setahun kemudian, Pereira naik ke kelas berat ringan dan sukses merebut sabuk juara kelas 205 pon usai menghentikan Jiří Procházka lewat TKO pada ronde kedua di UFC 303.
Sementara itu, laga utama UFC Freedom 250 akan mempertemukan juara kelas ringan Ilia Topuria dengan juara interim Justin Gaethje dalam duel penyatuan gelar.
Kedua petarung sama-sama mencatat berat 155 pon saat sesi timbang badan.
Salah satu momen unik terjadi pada Diego Lopes. Mantan penantang gelar kelas bulu itu menjalani timbang badan sebanyak dua kali dalam sehari.
Awalnya Lopes mencatat berat 146 pon untuk duel melawan Steve Garcia di kelas bulu.
Sekitar satu jam kemudian, setelah menjalani proses rehidrasi, berat badannya naik menjadi 154 pon.
Langkah tersebut dilakukan karena UFC menetapkannya sebagai petarung cadangan apabila terjadi perubahan pada laga utama antara Topuria dan Gaethje.
Sebelumnya, UFC berencana menunjuk Arman Tsarukyan sebagai petarung cadangan.
Namun, rencana itu batal karena Tsarukyan memiliki jadwal mengikuti pertandingan gulat gaya bebas di St. Louis pada hari yang sama.
Secara keseluruhan, seluruh 14 petarung yang dijadwalkan tampil di UFC Freedom 250 berhasil lolos proses timbang badan sesuai ketentuan.
Presiden UFC Dana White mengungkapkan bahwa ide awal menggelar ajang UFC di halaman selatan Gedung Putih berasal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Karena digelar di ruang terbuka, jadwal setiap pertarungan masih dapat berubah menyesuaikan kondisi cuaca.
White juga mengumumkan bonus terbesar dalam sejarah UFC akan diberikan pada ajang tersebut.
Pertarungan terbaik malam itu akan menghasilkan bonus sebesar 400.000 dolar AS untuk masing-masing petarung, sementara dua penampilan individu terbaik akan memperoleh bonus 425.000 dolar AS.
Sebelumnya, bonus terbesar UFC bernilai 300.000 dolar AS yang diberikan pada UFC 300 pada April 2024.
Meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah aktivis melalui gugatan hukum, seorang hakim federal pada Jumat menolak permohonan penghentian acara sehingga UFC Freedom 250 tetap dapat berlangsung sesuai jadwal. Ajang ini akan disiarkan melalui Paramount+.
Artikel Tag: UFC, Alex Pereira