Devika Sihag Tunggal Putri Ketiga India Pemenang World Tour Super 300
Devika Sihag/[Foto:BWF]
Bangkok - Devika Sihag menjadi pemain tunggal putri India ketiga yang memenangkan gelar World Tour 300 setelah meraih kemenangan di Thailand Masters senilai USD 250.000 atau berkisar 4, 2 miliar rupiah di Bangkok pada hari Minggu.
Pemain India berusia 20 tahun yang tidak diunggulkan, yang meraih gelar BWF International Challenge pertamanya di Malaysia International tahun lalu, unggul atas Goh Jin Wei dengan skor 21-8, 6-3 sebelum lawannya mengundurkan diri karena cedera di final.
Devika Sihag bergabung dengan PV Sindhu dan Saina Nehwal sebagai satu-satunya pemain India yang memenangkan gelar tunggal putri Super 300.
“Saya selalu sangat gembira ketika rekan latihan saya berprestasi. Devika berlatih bersama saya dan Pelatih Irwansyah di Bangalore, dan dedikasinya sungguh luar biasa untuk disaksikan dari dekat,” tulis Sindhu di X , yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter .
“Dia telah bekerja sangat erat dengan tim saya dalam hal kekuatan dan pengondisian fisik, dan saya secara pribadi telah melihat permainannya tumbuh, matang, dan berkembang selangkah demi selangkah. Kemenangan ini adalah cerminan dari disiplin, kerja keras, dan keyakinan yang telah dia tunjukkan setiap hari. Saya sangat bangga padanya.”
Babak final membawa kebahagiaan bagi Devika Sihag tetapi penderitaan bagi lawannya, Goh, yang tampak kelelahan setelah memainkan empat pertandingan panjang yang masing-masing terdiri dari tiga gim dalam persiapan menuju final.
Pemain Malaysia itu tampak jelas kelelahan karena gerakannya terasa berat. Goh, yang telah berjuang untuk mendapatkan performa dan kebugaran terbaik selama dua tahun terakhir dan mengeluh kelelahan pada hari Sabtu, merasa kesulitan bergerak di lapangan, seringkali terganggu oleh kaki kirinya yang tidak bisa digerakkan.
Kemampuan pemain India itu untuk menghasilkan smash menyilang lapangan dan smash lurus, serta drop shot dari gerakan yang sama, membantunya mengecoh lawannya saat ia melaju ke skor 9-2. Sebuah smash yang tepat diikuti oleh pukulan indah lainnya membantunya unggul 11-4 saat jeda.
Sebuah pukulan backhand menyilang net lainnya memastikan kemenangan bagi petenis India itu. Setelah pergantian sisi lapangan, Devika unggul 6-3 sementara lawannya tampak tidak nyaman dan akhirnya memutuskan untuk menyerah.
Perjalanan Devika Sihag di kancah kompetisi berlangsung stabil dan konsisten. Atlet muda ini meraih gelar internasional pertamanya di Malaysia International pada Agustus 2025 dan kemudian berkontribusi pada perolehan medali perunggu tim campuran India di World University Games 2025.
Perjalanan kariernya yang terus menanjak berlanjut musim lalu saat ia finis sebagai runner-up di Indonesia Masters Super 100 dan mencapai empat final pada tahun 2024, mengangkat trofi di Swedish Open dan Portugal International, sementara meraih posisi kedua di Estonian International dan Dutch International.
Artikel Tag: Devika Sihag, PV Sindhu, saina nehwal, Thailand Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/devika-sihag-tunggal-putri-ketiga-india-pemenang-world-tour-super-300
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini