Indonesia Mundur Dari Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026
Tim Junior Indonesia/[Foto:PBSI]
Jakarta - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk mundur dari ajang bergengsi level junior yang bertajuk Kejuaraan Dunia Junior 2026 yang direncanakan akan berlangsung di Solo Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI Bambang Roedyanto yang menyatakan bahwa keputusan ini harus diambil dengan berat hati mengingat kesiapan dan juga pelaksanaan yang dirasa tak akan maksimal di kejuaraan nanti.
"Keputusan untuk mengembalikan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang komprehensif. Ini bukan keputusan yang mudah, namun diambil dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi seluruh pihak serta keberlangsungan penyelenggaraan kejuaraan secara optimal," ujar Rudy melalui siaran pers Humas PP PBSI.
Meskipun alasan spesifik di balik mundurnya Indonesia tidak dijelaskan secara rinci dalam pengumuman BWF, keputusan ini menunjukkan prioritas PBSI terhadap kelancaran dan kualitas penyelenggaraan turnamen. Hal ini juga mencerminkan upaya untuk menghindari potensi masalah yang mungkin timbul jika penyelenggaraan tetap dipaksakan dalam kondisi yang tidak ideal.
Namun, desas-desus yang terjadi diantara para penggemar, Badan Bulu Tangkis Nasional Indonesia merasa keberatan jika pembagian hasil turnamen hanya 20 persen untuk tuan rumah dan 80 persen untuk BWF yang mengindikasikan bahwa kesepakatan ini harus ditinjau ulang demi keberlangsungan kompetisi yang lebih baik di masa mendatang.
Terakhir kali dalam bidding event BWF periode 2020 hingga 2025 yang diadakan di Kuala Lumpur Malaysia pada 29 November 2018 , Indonesia menolak bidding sebagai penyelenggara tuan rumah major events hingga 2025 karena ketentuan pembagian komersial BWF sebesar 80-20 yang dinilai memberatkan.
"Sampai saat ini keputusan kami masih sama, tidak akan ikut bidding sebelum ada perubahan konsep pembagian komersial ini," ujar Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI saat itu.
"Tiongkok pada akhirnya memang memutuskan untuk ikut bidding, karena last minute, jadi tidak ada wakil mereka yang hadir di acara bidding di KL tadi," ujar Rudy.
Artikel Tag: PBSI, Kejuaraan Dunia Junior
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/indonesia-mundur-dari-tuan-rumah-kejuaraan-dunia-junior-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini