Olimpian Lee Meng Yean Kenang Masa Indah Semasa Junior
Lee Meng Yean/[Foto:NST]
Ketika Lee Meng Yean masih menjadi pemain bulu tangkis junior, ibunya akan melakukan perjalanan dari Melaka ke Bukit Jalil setiap minggu hanya untuk membantu putrinya bertahan hidup dalam isolasi kehidupan jauh dari rumah.
Atlet Olimpiade Tokyo 2020 itu mengatakan dukungan ini mencegahnya untuk berhenti selama masa-masa pembentukannya di Sekolah Olahraga Bukit Jalil (BJSS), yang ia masuki pada usia 13 tahun.
Lee Meng Yean, yang kini berusia 31 tahun, memiliki pengalaman yang semakin bermakna setelah Go Pei Kee memutuskan untuk meninggalkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) karena tekanan emosional akibat jauh dari keluarganya.
"Di usia itu, sungguh tidak mudah untuk jauh dari keluarga dan tinggal sendiri di Kuala Lumpur," kata Meng Yean di Akademi Bulu Tangkis Future Champs miliknya di Kepong.
"Saya juga pernah melewati fase di mana saya ingin pulang karena sangat sulit. Tetapi jika Anda benar-benar mencintai bulu tangkis, Anda harus memiliki mental yang kuat."
Lee Meng Yean, yang mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya di dunia nomor 10 dalam ganda putri bersama Chow Mei Kuan, mengatakan bahwa kehadiran ibunya memberikan keyakinan yang dibutuhkan ketika sebagian besar atlet muda kesulitan beradaptasi.
Dia mengatakan bahwa meskipun latihan fisik sangat penting, ketangguhan mental dan jaringan dukungan yang andal adalah hal yang benar-benar mengembangkan pemain elit. Mantan pemain tim nasional itu juga mengalihkan fokus ke para pelatih, dengan mencatat bahwa mereka harus membimbing para pemain junior melalui transisi sulit untuk hidup mandiri.
"Anda membutuhkan seseorang untuk memimpin Anda. Perjalanan ini tidak mudah karena Anda menghadapi tekanan dan kritik, jadi bimbingan yang kuat sangat penting," katanya.
Dia menambahkan bahwa komunikasi yang terus-menerus diperlukan untuk memastikan kesejahteraan pemain tidak diabaikan.
"Kita perlu berbicara dengan para pemain, menanyakan bagaimana perasaan mereka dan apakah semuanya berjalan lancar. Dukungan sangat penting."
Lee Meng Yean pensiun pada Januari 2022 setelah berkarier yang mencakup berkompetisi di Olimpiade Tokyo, di mana ia dan Mei Kuan mencatatkan satu kemenangan dan dua kekalahan di babak penyisihan grup. Dia juga sempat menjabat sebagai pelatih ganda putri di badan nasional untuk waktu yang singkat.
Artikel Tag: bam, olimpiade tokyo 2020, Lee Meng Yean
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/olimpian-lee-meng-yean-kenang-masa-indah-semasa-junior
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini