Rexy Mainaky: Perubahan Ekstrim Dorong Pemain Raih Emas di Olimpiade

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 17 Jun 2026, 16:30 WIB - 147 views
Rexy Mainaky Percaya Perubahan Ekstrim Bisa Dorong Pemain Raih Emas Pertama di Olimpiade

Rexy Mainaky-Zafrul Abdul Aziz/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Perubahan selalu membawa risiko, tetapi para pemain ganda putra nasional harus menerimanya saat mereka menghadapi perubahan pasangan dan membidik medali emas pertama Malaysia di Olimpiade Los Angeles 2028.

Direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, mengatakan bahwa perubahan besar yang terjadi dalam struktur tim nasional baru-baru ini memaksa para pemain untuk keluar dari zona nyaman mereka, dan berharap hal itu akan menjadi katalisator untuk peningkatan hasil karena negara ini mendambakan medali emas Olimpiade pertamanya.

Menurut Rexy, ketidakpastian yang menyertai kemitraan baru bisa jadi justru yang dibutuhkan para pemain untuk meningkatkan permainan mereka. 

"Ketika para pemain merasa nyaman, bukan berarti hasilnya akan membaik, kan?" tanya Rexy.

"Tentu saja, kemitraan baru memiliki risiko. Tetapi ada juga risiko jika kita mempertahankan pasangan asli."

"Para pemain memahami bahwa ini adalah kesempatan untuk memulai dari nol lagi. Mereka tidak lagi berada di zona nyaman dan mereka harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan diri."

Rexy Mainaky mengatakan beberapa pasangan top Malaysia mengalami kesulitan di turnamen-turnamen terakhir, termasuk pasangan peringkat 3 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik, yang kalah di babak kedua Indonesian Open dari pasangan muda Indonesia Raymond Indra-Nikolaus Joaquin awal bulan ini.

Perubahan ini akan membuat Aaron berpasangan dengan pemain muda Aaron Tai untuk China Open (21-26 Juli), Taipei Open (28 Juli-2 Agustus), dan Korean Open (3-8 November), sementara Wooi Yik bergabung dengan Man Wei Chong untuk turnamen tersebut.

Tee Kai Wun akan berpasangan dengan Yap Roy King, sementara Wan Arif Wan Junaidi akan bermain dengan Kang Khai Xing.

Aaron dan Kai Wun, yang awalnya dijadwalkan menjadi pasangan di Japan Open, baru akan memulai kemitraan mereka selama putaran Eropa karena tidak memiliki cukup poin untuk lolos ke Japan Open.

Sementara itu, Rexy menambahkan bahwa para pemain perlu keluar dari pola pikir yang hanya mengincar medali di Olimpiade, karena medali emas seharusnya menjadi satu-satunya hal yang ada di pikiran mereka.

"Kami selalu mengatakan bahwa target kami adalah medali. Jadi mentalitas para pemain adalah mereka senang bisa berpartisipasi di Olimpiade."

"Kami sudah mendapatkan perak, dan kami juga sudah mendapatkan perunggu. Kami harus mengincar emas. Mulai sekarang, para pemain harus tahu bahwa berkompetisi di Olimpiade bukan hanya untuk medali, tetapi untuk medali emas," katanya.

Artikel Tag: rexy mainaky, Herry Iman Pierngadi, Soh Wooi Yik, Aaron Chia, Man Wei Chong, Tee Kai Wun, Olimpiade Los Angeles 2028, Aaron Tai

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/rexy-mainaky-perubahan-ekstrim-dorong-pemain-raih-emas-di-olimpiade
147
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini