Nomor Jersei Derrick Rose Dipensiunkan oleh Bulls
Nomor Jersei Derrick Rose Dipensiunkan oleh Bulls - sumber: (mainbasket)
Berita Basket NBA – Chicago Bulls memberikan penghormatan istimewa kepada Derrick Rose, putra asli kota Chicago, dengan memensiunkan nomor jersei 1 miliknya pada Sabtu (24/1) waktu AS. Nomor jersei tersebut kini menghiasi langit-langit United Center, berdampingan dengan nomor-nomor legendaris lainnya seperti nomor 23 milik Michael Jordan dan nomor 33 milik Scottie Pippen. Upacara ini dihadiri oleh banyak rekan setim dan tokoh terkemuka, menandai momen bersejarah bagi Rose dan para penggemar.
Pada Sabtu malam yang dingin, ribuan penggemar memenuhi Jalan Madison di luar United Center. Mereka bersemangat menantikan momen bersejarah ini, sementara kios merchandise dan toko tim yang menjual perlengkapan terbaru bertema Rose dipadati pembeli sejak 90 menit sebelum pertandingan melawan Boston Celtics dimulai.
Derrick Rose selalu menjadi daya tarik besar bagi penonton. Sejak masa sekolah menengah, penggemar rela berdesakan di jalanan South Side untuk menyaksikan aksinya. Seiring kariernya melesat, jumlah penggemar yang hadir juga semakin membeludak.
"Saya masih berusaha mencerna semuanya. Saya mencoba memprosesnya secara langsung," ungkap Rose. "Saya merasa bersyukur, meski cuaca di luar tidak bersahabat, banyak yang tetap hadir untuk acara ini."
Sebagai anak Chicago, Rose tumbuh menyaksikan kehebatan di United Center, menyaksikan Jordan dan Pippen membawa Bulls meraih kejayaan. Kini, nama Rose bergabung dengan legenda-legenda tersebut di langit-langit arena, menjadi simbol kebanggaan bagi kota ini.
Dari hari pertama menginjakkan kaki di lapangan United Center sebagai rookie, Rose memukau dunia dengan kombinasi kecepatan, keterampilan, dan keberanian yang luar biasa. Tidak mengherankan jika ia langsung menjadi favorit penggemar.
Tahun 2009 menjadi tahun gemilang bagi Rose ketika ia meraih gelar Rookie of the Year dengan gemilang, mengumpulkan 111 dari 120 suara peringkat pertama. Ia memimpin Bulls kembali ke babak playoff dan mencetak sejarah dalam debut playoff-nya melawan Celtics, mencetak 36 poin dan 11 asis.
"Sepanjang hidup saya, belum pernah melihat pemain yang begitu eksplosif," kata Brian Scalabrine, mantan pemain Celtics. "Menyaksikannya menghancurkan tim kami di Madison Square Garden adalah momen yang menjadikannya legenda."
Meskipun kalah dalam seri tersebut, penampilan Rose mengukuhkan Bulls sebagai kekuatan baru di Konferensi Timur. Pada tahun kedua, ia melompat menjadi NBA All-Star, meninggalkan jejak dalam sejarah bola basket.
Pada 3 Mei 2011, Rose mencatat sejarah sebagai Pemain Paling Berharga (MVP) termuda di NBA pada usia 22 tahun. "Kecepatan, kemampuan atletik, dan kecerdikannya membuatnya layak menjadi MVP termuda," ujar LeBron James.
Meski perjalanan kariernya terganggu cedera, cinta penggemar terhadap Rose tak pernah pudar. Sebagai pemain lokal yang telah menjadi bintang sejak sekolah menengah, ia lebih dari sekadar pemain basket. "Perjalanan ini tidak pernah tentang saya," katanya. "Ini tentang menciptakan sinergi bagi kota ini."
Lima belas tahun setelah musim MVP-nya, Derrick Rose masih memegang tempat istimewa di hati warga Chicago, membuktikan bahwa ia adalah bagian tak terpisahkan dari kota ini. (tor)
Foto: Matt Marton – AP
Artikel Tag: Chicago Bulls, Derrick Rose, michael jordan, scottie pippen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/nomor-jersei-derrick-rose-dipensiunkan-oleh-bulls
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini