Sandy Brondello Disambut Meriah saat Hadapi Mantan Timnya di New York

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 05 Jun 2026, 05:13 WIB - 145 views
Sandy Brondello (tengah) berpose dengan diapit mantan anak asuhnya, Breanna Stewart dan Jonquel Jones. (Foto: AP)

Sandy Brondello (tengah) berpose dengan diapit mantan anak asuhnya, Breanna Stewart dan Jonquel Jones. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Kembalinya pelatih Toronto Tempo, Sandy Brondello ke New York berlangsung emosional.

Mantan pelatih New York Liberty itu mendapat sambutan meriah dari para penggemar sebelum Tempo kalah 82-97 dari Liberty dalam lanjutan WNBA, Rabu (3/6) malam waktu setempat.

Brondello melambaikan tangan ke arah tribun ketika para pendukung Liberty memberikan standing ovation sebelum pertandingan dimulai.

Sambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kontribusinya selama empat musim menangani tim dan membawa Liberty meraih gelar juara WNBA pertama dalam sejarah franchise pada 2024.

Momen spesial itu berlanjut ketika sejumlah mantan pemain asuhannya menyambut hangat sang pelatih saat sesi pemanasan.

Bintang Liberty, Breanna Stewart dan Jonquel Jones, bahkan berfoto bersama Brondello setelah pertandingan berakhir.

“Saya memiliki begitu banyak persahabatan yang luar biasa di sini dan itu tidak akan berubah hanya karena sekarang saya melatih tim yang berbeda,” kata Brondello.

Pihak Liberty juga menyiapkan video penghormatan yang diputar pada pertengahan kuarter pertama.

Selain Sandy Brondello, penghargaan tersebut diberikan kepada suaminya, Olaf Lange, yang pernah menjadi asisten pelatih di New York dan kini mendampinginya di Toronto.

Dua mantan pemain Liberty yang kini membela Tempo, Isabelle Harrison dan Nyara Sabally, juga turut ditampilkan dalam video tersebut.

Setelah tayangan selesai, seluruh penonton di arena kembali memberikan tepuk tangan meriah dan berdiri sebagai bentuk apresiasi.

Brondello mencatatkan sejarah penting selama menangani Liberty sejak bergabung pada 2022.

Dalam empat musim kepemimpinannya, ia membukukan rekor 107 kemenangan dan 53 kekalahan pada musim reguler, jumlah kemenangan terbanyak yang pernah diraih seorang pelatih dalam sejarah klub.

Meski berhasil membawa Liberty meraih gelar juara pada 2024, perjalanan Brondello bersama tim berakhir setelah musim lalu.

Kekalahan di putaran pertama playoff membuat manajemen yang dipimpin general manager Jonathan Kolb memutuskan melakukan perubahan di kursi pelatih.

Meski demikian, Sandy Brondello mengaku tetap memiliki kenangan indah bersama organisasi tersebut.

“Satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Saya menikmati waktu saya di sini, tetapi saya juga menikmati peran baru saya sekarang,” ujar Brondello.

Pengalaman kembali menghadapi mantan tim bukanlah hal baru bagi pelatih asal Australia itu.

Sebelumnya, ia juga pernah membawa Phoenix Mercury meraih gelar WNBA pada 2014 sebelum akhirnya berpisah dengan franchise tersebut pada 2021 dan melanjutkan karier di New York.

Kini Sandy Brondello menghadapi tantangan baru bersama Toronto Tempo, tim ekspansi pertama WNBA yang berbasis di luar Amerika Serikat.

Meski kalah dari Liberty, Tempo menunjukkan awal musim yang cukup menjanjikan dengan catatan lima kemenangan dan empat kekalahan, sama seperti rekor yang dimiliki New York sebelum pertandingan tersebut.

Sambutan hangat dari para penggemar dan mantan anak asuhnya menjadi bukti bahwa jejak Brondello di New York masih meninggalkan kesan mendalam, terlepas dari statusnya kini sebagai pelatih tim lawan.

Artikel Tag: WNBA, Sandy Brondello

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/sandy-brondello-disambut-meriah-saat-hadapi-mantan-timnya-di-new-york
145
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini