Aissa Mandi Akui Lionel Messi Jadi Pembeda untuk Argentina
Aissa Mandi sebut Lionel Messi terlalu sulit dihentikan. (Foto: Michael Steele/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Aissa Mandi mengakui Aljazair kesulitan membendung pengaruh Lionel Messi ketika menghadapi Argentina pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Kapten Aljazair itu menilai ketajaman sang megabintang menjadi faktor utama di balik kekalahan timnya.
La Albiceleste membuka upaya mempertahankan gelar dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Lionel Messi tampil sebagai bintang lapangan setelah mencetak hattrick yang membuatnya menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol.
Gol pertama Messi lahir melalui aksi individu khasnya setelah menerima bola sekitar 30 meter dari gawang. Bintang Inter Miami itu melewati penjaganya sebelum melepaskan tendangan melengkung yang tidak mampu dihentikan Luca Zidane. Ia kemudian menambah dua gol lagi untuk memastikan kemenangan Argentina.
Aissa Mandi mengakui timnya sudah berusaha membatasi ruang gerak Messi sepanjang pertandingan. Namun, bek Lille tersebut menilai pemain berusia 38 tahun itu memiliki kualitas luar biasa yang membuat setiap peluang berpotensi berubah menjadi gol.
"Perbedaan terbesar adalah mereka memiliki pemain yang sangat mematikan. Hampir setiap peluang yang dia dapatkan berakhir menjadi gol. Dia mungkin pemain terbaik sepanjang masa," ujar Mandi kepada FIFA.com.
"Efektivitasnya luar biasa dan kami sudah mengetahui hal itu. Kami mencoba menghentikannya semaksimal mungkin, tetapi itu tidak berhasil. Dia terlalu bagus untuk kami dalam pertandingan ini," lanjut pemain yang membela Aljazair sejak 2014 tersebut.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga kembali memberikan pujian kepada kapten timnya. Menurut Scaloni, Messi terus menunjukkan kemampuan luar biasa yang telah dinikmati pecinta sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan Lionel Messi. Selama 20 tahun dia membuat kami terbiasa melihat hal-hal seperti ini dan dia menginspirasi semua orang yang menyaksikannya bermain," kata Scaloni.
Meski kalah pada laga pembuka, peluang Aljazair untuk lolos dari fase grup belum sepenuhnya tertutup. Rubah Gurun masih memiliki dua pertandingan tersisa dan membutuhkan hasil positif untuk menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
Aljazair akan kembali bertanding menghadapi Yordania pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB di Stadion San Francisco Bay Area. Setelah itu, mereka menutup fase grup dengan menghadapi Austria pada Ahad (28/6/2026) pagi WIB di Stadion Kansas City.
Artikel Tag: Lionel Messi, Argentina, Aljazair, Piala Dunia 2026, Aissa Mandi
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/aissa-mandi-akui-lionel-messi-jadi-pembeda-untuk-argentina
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini