AS Roma dan Juve Terjebak Sanksi UEFA, Terpaksa Jual Pemain Bintang
AS Roma
Berita Liga Italia: Jurnalis investigatif, Paolo Ziliani memperingatkan bahwa Juventus dan AS Roma sedang dalam bahaya besar. Kedua klub terancam sanksi berat dari UEFA.
Jurnalis investigatif, Paolo Ziliani mengingatkan bahwa AS Roma telah berada dalam rezim Settlement Agreement dengan UEFA sejak 2022. Kesepakatan transisi itu akan berakhir pada 30 Juni mendatang.
Jika mereka gagal memenuhi parameter keuangan yang telah disyaratkan, maka sanksi serius akan menanti, dan mereka harus hati-hati dengan situasi ini.
Sementara itu, kondisi Juventus bahkan lebih parah dari klub asal Ibu Kota tersebut. Klub asal Turin itu juga menandatangani Settlement Agreement pada 2022, tapi kesepakatan itu segera gugur pada 2023 silam.
Akibatnya, UEFA langsung menjatuhi Juventus larangan bermain di kompetisi Eropa selama satu musim setelah terbukti melakukan kecurangan dan pelanggaran neraca.
Kini dengan masa penalti yang telah berlalu, UEFA akan kembali memeriksa kondisi keuangan kedua klub. Jika ditemukan pelanggaran baru, sanksi bisa berupa denda besar, larangan mendaftar pemain baru, atau bahkan skorsing bisa datang lagi.
Apa artinya ini bagi pasar transfer? Ziliani memprediksi bahwa baik Juventus maupun Roma akan terpaksa menjual aset berharga mereka dengan harga murah. Klub-klub Inggris, Prancis, dan Liga Arab yang kaya raya siap memanfaatkan situasi ini.
Bagi Inter dan klub Serie A lainnya, ini bisa menjadi berkah tersembunyi. Pasar akan kebanjiran pemain berkualitas dengan harga diskon. Namun, bagi Juventus dan Roma, ini adalah mimpi buruk yang nyata.
Artikel Tag: UEFA, Juventus, AS Roma
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/as-roma-dan-juve-terjebak-sanksi-uefa-terpaksa-jual-pemain-bintang
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini