Berita Liga 1 Indonesia: Izin Kerja Marquee Player Persib Ternyata Tertahan Di BOPI

Penulis: M. Aldi
Rabu 19 Apr 2017, 06:30 WIB - 1858 views
Berita Liga 1 Indonesia:  Izin Kerja Marquee Player Persib Ternyata Tertahan Di BOPI

Essien dan Cole

Ligaolahraga.com -

Liga Olahraga - Berita Liga 1 Indonesia: Legalitas Michael Essien dan Carlton Cole untuk berlaga di kompetisi tanah air masih terhambat. Keduanya kini masib belum memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang menjadi syarat amunisi asing mencari nafkah di tanah air.

Masalah ini muncul ketika Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memantau ada pelanggaran yang dilakukan oleh Persib dan PT. Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi. Karena kedua pemain itu sudah tampil pekan lalu tapi belum memegang KITAS.

Urusan pun semakin panjang lantaran kini pihak Imigrasi ikut terlibat usai BOPI melakukan pelaporan. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Maulia Purnamawati pun mengkonfirmasi bahwa PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) belum menyerahkan persyaratan permohonan alih status izin tinggal kunjungan ke tinggal terbatas.

Essien dan Cole pun sudah dipanggil ke kantor Imigrasi Bandung untuk melakukan serangkaian pemeriksaan pada Selasa (18/4/2017). Keduanya pun tidak mengetahui perkembangan proses perizinan yang dilakukan PT PBB sebagai penjamin mereka.

Teguran keras pun dilayangkan pihak Imigrasi. Mereka juga belum bisa bertanding lagi jika izin kerja belum selesai diurus oleh pihak otoritas.

“Kami memberi teguran yang keras kepada PT. PBB dan memberi surat peringatan bahwa sepanjang PT. PBB belum menyelesaikan izin yang dapat digunakan bermain yaitu izin kerja yang dikeluarkan oleh Kementrian Tenaga Kerja, kami melarang Essien dan Cole untuk bertanding,” kata Maulia pada konferensi pers di Kantor Imigrasi Kota Bandung, Selasa (18/4/2017).

Andai dirunut skema permohonan mendapat KITAS, setiap warga negara asing harus mendapat Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang diterbitkan melalui Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker). Sedangkan untuk mendapat IMTA, pada kasus ini Kemenaker harus mendapat rekomendasi dari PSSI dan BOPI.

Ternyata berdasarkan press rilis yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, proses alih status Essien dan Cole tertahan di BOPI. Rekomendasi PSSI sebenarnya sudah didapat. Sedangkan BOPI belum memberikan lampu hijau sehingga IMTA pun tak kunjung dipegang Kemenaker.

Sekretaris tim Persib, Yudiana pun mengaku bahwa pengurusan izin pemainnya itu jalan di tempat. Karena untuk mengajukan KITAS ke pihak Imigrasi, Persib wajib memiliki IMTA. Namun karena BOPI masih belum memberikan rekomendasi, nasib duo Marquee Player itu pun terkatung-katung.

“Tahapannya dalam tim sepakbola kita sudah mengajukan izin ke Kementrian Tenaga Kerja tapi dari tenaga kerja harus ada rekomendasi dari PSSI. Kita sudah tempuh untuk mengurus IMTA dan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing)," ungkap Yudi ketika diwawancara lewat sambungan telepon.

"Setelah itu langsung ditindaklanjut ke BOPI untuk minta rekomendasi IMTA dan RPTKA untuk pemain asing. Tapi sampai saat ini BOPI belum mengeluarkan dengan alasan ada di Ketua Umum (Noor Aman) dengan tim verifikasi,” lanjutnya.

Belakangan ternyata bukan cuma Persib yang masih bermasalah dengan administrasi pemain asingnya. Masih ada 10 tim lain yang legiun asingnya belum 'halal' untuk debut di kompetisi kasta tertinggi tanah air.

Artikel Tag: PSSI, Persib, Liga 1, Bandung, Yudiana, KITAS, Michael Essien, Carlton Cole, Imigrasi, BOPI

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/berita-liga-1-indonesia-izin-kerja-marquee-player-persib-ternyata-tertahan-di-bopi
1858
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini