Jesse Marsch Bangga Meski Kanada Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jesse Marsch nilai Kanada pantas meraih hasil lebih baik kontra Maroko. (Foto: Omar Vega/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Jesse Marsch tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain Kanada meski kalah 0-3 dari Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Ahad (5/7/2026) dini hari WIB di Houston Stadium, Houston. Pelatih berusia 52 tahun itu menilai penampilan timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik meski akhirnya harus mengakhiri perjalanan di turnamen.
Kanada mengakhiri kiprah bersejarah di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya mencatatkan sejumlah pencapaian baru, mulai dari meraih poin pertama, kemenangan pertama, hingga lolos dari fase gugur untuk pertama kalinya. Namun, langkah Les Rouges terhenti setelah gagal memaksimalkan peluang saat menghadapi Maroko.
Berbicara kepada wartawan seusai pertandingan, Jesse Marsch mengaku sangat bangga dengan performa anak asuhnya. Menurutnya, Kanada mampu mengendalikan jalannya pertandingan dalam waktu yang cukup lama meski hasil akhirnya tidak berpihak kepada mereka.
"Saya sangat bangga menjadi pelatih tim nasional Kanada, dan sebesar apa pun kebanggaan itu, saya bahkan lebih bangga lagi terhadap cara para pemain kami bermain hari ini," ujar Marsch.
"Sebelum pertandingan ini, jika Anda mengatakan tim saya akan bermain seperti itu, saya pasti akan berkata bahwa kami memiliki peluang besar untuk menang. Saya rasa kami benar-benar mengendalikan tim peringkat ketujuh dunia sepanjang babak pertama. Hanya ada satu tim di lapangan, tetapi kami tidak mampu memanfaatkan peluang yang kami ciptakan," lanjutnya.
Jesse Marsch menilai Kanada tetap tampil agresif pada awal babak kedua. Namun, gol pembuka Maroko mengubah arah pertandingan karena lawan bisa bermain lebih bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
"Bahkan pada awal babak kedua kami masih menjadi tim yang lebih agresif dan tampak lebih mungkin mencetak gol. Namun, gol pertama mereka mengubah jalannya pertandingan," katanya.
Kanada juga kehilangan pemain andalannya, Alphonso Davies, yang absen akibat cedera hamstring. Marsch mengungkapkan hasil pemeriksaan MRI menunjukkan Davies belum cukup bugar untuk dimainkan sehingga tim pelatih memutuskan tidak mengambil risiko.
"Dia tidak merasa nyaman saat latihan kemarin. Kami kemudian melakukan MRI dan hasilnya jelas, hamstring-nya memang belum pulih. Situasi ini paling menyakitkan bagi dirinya sendiri, tetapi kami merasa keputusan untuk menjaganya demi kariernya dan memastikan dia pulih sepenuhnya adalah keputusan yang tepat," tutur Marsch.
Artikel Tag: Piala Dunia, Maroko, Kanada, Piala Dunia 2026, Jesse Marsch
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/jesse-marsch-bangga-meski-kanada-tersingkir-dari-piala-dunia-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini